Rapat yang berlangsung lebih dari dua jam tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat kunci, di antaranya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa pembahasan dalam rapat difokuskan pada kondisi umum perekonomian dan anggaran negara. Ia menegaskan bahwa tidak ada pembahasan khusus terkait pelemahan nilai tukar rupiah yang belakangan menembus level Rp 17.600 per dolar AS.
Menurutnya, pemerintah menilai fundamental ekonomi Indonesia masih dalam kondisi kuat, meskipun diperlukan penguatan komunikasi kepada pasar dan investor agar stabilitas tetap terjaga.
Dalam kesempatan tersebut, Purbaya juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo tengah menyiapkan strategi ekonomi yang akan diumumkan dalam waktu dekat melalui DPR RI, meski detail kebijakan tersebut belum diungkap ke publik.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyebut bahwa pembahasan dalam pertemuan tersebut sebagian besar memang berfokus pada isu ekonomi secara menyeluruh, tanpa merinci kebijakan tertentu.
Di sisi lain, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa sejumlah kebijakan yang dibahas masih dalam tahap pematangan dan belum dapat diumumkan secara resmi kepada publik.
Pertemuan ini berlangsung di tengah tekanan pasar keuangan domestik, di mana nilai tukar rupiah tercatat melemah ke level Rp 17.640 per dolar AS, sekaligus menembus area psikologis baru. Pelemahan ini terjadi bersamaan dengan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terkoreksi 1,85 persen ke level 6.599,24 dengan nilai transaksi mencapai Rp 20,47 triliun.
Selain itu, pemerintah juga disebut tengah menyiapkan langkah stabilisasi pasar melalui instrumen Bond Stabilization Fund (BSF) untuk membantu meredam tekanan di pasar obligasi dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah volatilitas global.