Pemkot Sungai Penuh Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Gebyar Kelas Ibu Hamil

Gebyar Kelas Ibu Hamil di Sungai Penuh, Dinkes Edukasi Gizi dan Bagikan PMT untuk Cegah Stunting
WARTAFLASH.COM,SUNGAI PENUH – Upaya menekan angka stunting di Kota Sungai Penuh terus digencarkan. Kali ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Dinas Kesehatan menggelar Gebyar Kelas Ibu Hamil se-Kota Sungai Penuh yang di ikuti 230 ibu hamil dari berbagai kecamatan.
Kegiatan yang melibatkan berbagai instansi lintas sektor tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan kesehatan ibu dan calon bayi sejak masa kehamilan. Program ini juga bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting sejak dini.
Bekali Ibu Hamil dengan Pengetahuan Gizi
Gebyar Kelas Ibu Hamil mengangkat tema “Gerakan Dampingi Ibu Hamil, Cegah Stunting Sejak Dini dari Dalam Kandungan.” Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh berbagai materi mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama kehamilan.
Tenaga kesehatan memberikan edukasi tentang pola makan bergizi seimbang, kebutuhan nutrisi ibu hamil, hingga cara mengolah dan menyajikan susu agar kandungan gizinya tetap terjaga. Edukasi tersebut di harapkan dapat di terapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga kondisi ibu dan janin tetap optimal.
Sebagai bentuk kampanye hidup sehat, seluruh peserta juga mengikuti gerakan minum susu bersama. Aksi tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil sebagai langkah awal mencegah stunting.
PMT Di berikan untuk Dukung Kesehatan Ibu dan Janin
Selain menerima edukasi, para peserta juga memperoleh Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari Pemerintah Kota Sungai Penuh.
Paket bantuan berisi makanan berbahan pangan lokal dan produk yang telah memenuhi standar gizi. Bantuan tersebut di harapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil sehingga proses tumbuh kembang janin berlangsung lebih optimal.
Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh menegaskan bahwa upaya pencegahan stunting harus di mulai sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Oleh sebab itu, pembinaan terhadap ibu hamil akan terus di lakukan melalui kelas edukasi yang melibatkan tenaga kesehatan dan berbagai pemangku kepentingan.
Gunardi: Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Gunardi, mengatakan Gebyar Kelas Ibu Hamil merupakan bentuk sinergi antara pemerintah dan berbagai instansi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada pencegahan stunting, tetapi juga menjadi salah satu langkah menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
“Acara ini di laksanakan berkat kerja sama lintas instansi. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mengurangi angka kematian ibu dan anak di Kota Sungai Penuh,” ujar Gunardi, Minggu (26/7/2026).
Wali Kota Alfin Dorong Program Berkelanjutan
Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, mengapresiasi pelaksanaan Gebyar Kelas Ibu Hamil yang di nilai memberi manfaat besar bagi masyarakat, khususnya calon ibu.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi sarana penting bagi ibu hamil untuk memperoleh informasi langsung dari ahli gizi, dokter anak, dan tenaga medis mengenai cara menjaga kesehatan selama kehamilan.
“Saya meminta kegiatan ini terus di laksanakan. Program ini memberikan pengetahuan kepada ibu hamil dari ahli gizi, dokter anak, dan tenaga medis lainnya. Dengan begitu, ibu hamil tetap sehat dan kondisi janin selalu terjaga,” kata Alfin.







