“Ada kereta tambahan, itu sebanyak 54 kereta tambahan yang kita siapkan untuk Natal dan Tahun Baru,” ujar Direktur Pengelolaan Sarana dan Prasarana PT KAI, Heru Kuswanto, saat melakukan inspeksi jalur di Stasiun Solo Balapan, Rabu (3/12).
Dengan penambahan tersebut, total kapasitas tempat duduk yang tersedia selama periode Nataru mencapai sekitar 3,8 juta kursi. “Sekitar 3,8 juta tempat duduk kita siapkan untuk Nataru,” tambahnya.
Untuk menarik minat masyarakat, KAI juga memberikan diskon tiket hingga 30% bagi 1,5 juta tempat duduk yang mulai diberlakukan sejak awal Desember. Heru memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 28 Desember 2025. “Khusus Daop 6, prediksinya ada sekitar 31 ribu penumpang pada hari itu,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Direktur PT KAI, Dody Budiawan, menegaskan bahwa KAI juga memperkuat aspek keamanan dan pelayanan selama masa puncak liburan. Sebanyak 1.189 personel tambahan diterjunkan, di luar petugas rutin yang sudah bertugas setiap hari. Dari jumlah tersebut, 334 personel diturunkan untuk pengawasan DPK, 659 personel untuk penjagaan perlintasan tambahan, serta 158 personel untuk pemeriksaan ekstra.
“Dengan berbagai langkah mitigasi, tambahan armada, serta peningkatan jumlah petugas, kami optimis pelayanan libur Natal dan Tahun Baru akan berjalan lancar,” ungkapnya.
Periode masa angkutan Nataru tahun ini berlangsung selama 18 hari, yaitu mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. KAI berharap seluruh upaya yang dilakukan mampu memberikan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan.