Sidibe Nikmati 90 Menit Bersejarah Lawan Svay Rieng

Moussa Sidibe tampil untuk Johor Darul Takzim dalam laga lawan Svay Rieng di ASEAN Club Championship, Kamis (4/12/2025).
© INSTAGRAM.COM/OFFICIALJOHOR
WARTAFLASH.COM,JAKARTA – Winger Mali, Moussa Sidibe, menjalani salah satu malam paling berharga dalam kariernya bersama Johor Darul Takzim (JDT) saat timnya menahan imbang Svay Rieng 2-2 pada ajang ASEAN Club Championship (ACC), Kamis (4/12/2025). Bukan hanya karena laga berlangsung dramatis, tetapi juga karena Sidibe akhirnya tampil penuh selama 90 menit,sebuah kesempatan langka di tengah ketatnya persaingan lini depan JDT.
Eks pemain Persis Solo itu dipercaya turun sebagai starter oleh pelatih JDT dan tampil bersama rekan setimnya yang pernah memperkuat AC Milan, Samu Castillejo. Keduanya menjadi bagian dari skuad yang mencoba bangkit setelah JDT tertinggal dua gol terlebih dahulu di babak pertama.
Svay Rieng mencuri momentum melalui dua pemain asing mereka, Cristian Roque pada menit ke-29 dan Kwame Keprah di menit ke-37. Tertinggal 0-2, JDT tampak kesulitan menembus pertahanan wakil Kamboja tersebut sepanjang laga.
Namun drama sesungguhnya terjadi menjelang akhir pertandingan.
JDT bangkit di masa injury time, mencetak dua gol hanya dalam tempo empat menit.
Bek asal Australia, Shayne Lowry, membuka harapan lewat sundulan yang memanfaatkan sepak pojok. Tiga menit berselang, Lowry kembali berperan,kali ini memberi assist yang sukses diselesaikan oleh Lawrence Corbin-Ong untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Hasil ini memastikan JDT tetap kokoh di puncak klasemen Grup B ACC, sementara Svay Rieng harus puas berada di posisi ketiga dan Bangkok United menempati dasar klasemen.
Bagi Moussa Sidibe, laga ini menjadi istimewa. Sejak bergabung dengan JDT, menit bermainnya sangat terbatas. Ia bahkan tidak masuk skuad pada gelaran AFC Champions League Elite 2025–2026 dan baru sekali tampil penuh sebelumnya,saat menghadapi UM-Damansara pada babak 16 besar Malaysia FA Cup, 2 Oktober 2025.
Kesempatan tampil penuh melawan Svay Rieng menjadi bukti kepercayaan tim terhadap Sidibe, sekaligus momen penting dalam upayanya menembus persaingan ketat lini depan JDT.
Pelatih Svay Rieng, Matthew McConkey, mengakui JDT turun dengan rotasi pemain, namun tetap memberikan apresiasi atas kerja keras timnya.
“Ini mungkin bukan line-up terbaik JDT karena mereka punya jadwal ketat di Liga Champions,” ujarnya, seperti dikutip Cambodianess. “Namun kami menunjukkan bahwa kami bisa kompetitif.”






