Pasokan Menipis, Harga Sapi Qurban di Kerinci Terus Naik

Jelang Hari Raya Kurban, Permintaan Sapi di Kerinci Melonjak Tajam

Stok Berkurang, Pedagang Sapi Qurban di Kerinci Raup Untung Besar

WARTAFLASH.COM.KERINCI – Menjelang Hari Raya Idul Adha, permintaan sapi qurban di Kabupaten Kerinci terus meningkat. Tingginya minat masyarakat membeli hewan qurban membuat harga sapi di sejumlah lokasi penjualan ikut mengalami kenaikan.

Salah satu lokasi penjualan yang ramai dikunjungi pembeli berada di Desa Lubuk Nagodang, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci. Di tempat tersebut, berbagai jenis sapi ditawarkan dengan harga yang berbeda-beda sesuai ukuran dan kualitas hewan.

Peternak sapi, Depi Romayanto, mengatakan kenaikan harga terjadi akibat stok sapi yang mulai terbatas, sementara permintaan masyarakat semakin tinggi mendekati hari raya kurban.

“Dulu harga sapi sekitar Rp17 juta per ekor, sekarang rata-rata sudah Rp19 juta. Bahkan untuk ukuran besar ada yang mencapai Rp24 juta per ekor,” kata Depi.Jumat 8 Mei 2026

Ia menjelaskan, sapi qurban yang dijual berasal dari sejumlah daerah peternakan di luar daerah seperti Lampung, Medan, dan Sumatera Barat. Selain itu, pasokan juga diperoleh dari peternak lokal di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Menurutnya, sebagian besar sapi yang tersedia di kandangnya kini sudah dipesan oleh pembeli. Kondisi tersebut membuat harga diperkirakan masih akan terus naik hingga mendekati Idul Adha.

“Setiap hari pembeli terus datang. Banyak sapi yang sudah dipesan lebih dulu, jadi kemungkinan harga masih naik,” ujarnya.

Meningkatnya permintaan sapi qurban ini menjadi momentum bagi peternak untuk meraih keuntungan lebih besar. Sementara masyarakat yang ingin berqurban disarankan segera membeli sapi agar tidak kehabisan stok maupun menghadapi lonjakan harga yang lebih tinggi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *