BMKG Kerinci Catat Penurunan Titik Panas di Kerinci Awal 2026

BMKG Catat Penurunan Titik Panas di Kerinci Awal 2026

Ilustrasi. Foto: net.Tulisan ini telah tayang di AJNN.net 

WARTAFLASH.COM,KERINCI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Depati Parbo Kerinci mencatat jumlah titik panas atau hotspot di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh sepanjang tahun 2025 lalu mencapai 28 titik panas. Data tersebut menunjukkan aktivitas kebakaran lahan dan faktor lain yang berpotensi mengganggu lingkungan.

Namun, memasuki awal tahun 2026, kondisi tersebut mengalami penurunan yang cukup signifikan. Prakirawan Cuaca BMKG Depati Parbo Kerinci, Ferita Nadya Putri, mengatakan saat ini hanya terpantau 1 titik panas yang berada di wilayah Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci.

“Mengawali tahun 2026, kami hanya mendeteksi satu titik panas di Kecamatan Gunung Raya. Ini menunjukkan adanya penurunan yang cukup drastis dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Ferita Nadya Putri.Selasa (03/02/2026).

Menurut Ferita, munculnya titik panas tidak semata-mata disebabkan oleh pembukaan lahan dan hutan dengan cara dibakar. Aktivitas lain seperti pembakaran jerami padi serta pembakaran sampah juga dapat terdeteksi oleh satelit dan tercatat sebagai titik panas.

“Perlu dipahami masyarakat bahwa pembakaran jerami dan sampah juga akan terpantau sebagai hotspot, sehingga berpotensi menimbulkan dampak lingkungan dan risiko kebakaran,” jelasnya.

Sementara itu, Ferita menambahkan bahwa selama musim penghujan, jumlah titik panas cenderung mengalami penurunan. Meski demikian, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, karena dapat merusak lingkungan dan memicu bencana.

BMKG Depati Parbo Kerinci memastikan akan terus melakukan pemantauan secara intensif serta mengajak masyarakat untuk tetap waspada, berperan aktif dalam pencegahan kebakaran, dan menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *