Dwi Hartono Otak Pembunuhan Pegawai Bank

Dwi Hartono (40), salah satu otak pelaku penculikan dan pembunuhan pegawai bank, Muhammad Ilham Pradipta (37). Foto: Youtube/Klan Hartono

Dwi Hartono (40), salah satu otak pelaku penculikan dan pembunuhan pegawai bank, Muhammad Ilham Pradipta (37). Foto: Youtube/Klan Hartono

Wartaflash.com – Dwi Hartono, yang diduga menjadi pelaku penculikan dan pembunuhan seorang pegawai bank bernama Muhammad Ilham Pradipta (37), adalah seorang mahasiswa S2 di Universitas Gadjah Mada (UGM). Pernyataan ini disampaikan oleh Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana.

“UGM telah berkoordinasi secara intens dengan Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM.

UGM membenarkan bahwa Dwi Hartono adalah mahasiswa baru Semester 1 Program Studi Magister Manajemen (Kampus Jakarta), FEB UGM,” kata Made Andi, Rabu (27/8).

“Yang bersangkutan telah dikeluarkan dari seluruh kegiatan akademik pada Semester Gasal 2025/2026 sebagai bentuk dukungan UGM terhadap proses hukum dan penyelidikan yang sedang berlangsung,” ujarnya. “Penyekatan tersebut ditetapkan melalui surat resmi dari Dekan FEB UGM, Prof. Dr. Didi Achjari, S.E., M.Com., Ak., CA,” jelasnya.

Hormati Proses Hukum

UGM menghormati proses hukum di kepolisian dan mendukung seluruh pihak yang terlibat untuk bekerja sesuai aturan hukum agar kasus ini dapat selesai.

“Universitas Gadjah Mada menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Muhammad Ilham Pradipta, Kepala Cabang Bank BRI Cempaka Putih.
>UGM mengecam keras segala bentuk kekerasan yang berakibat pada wafat almarhum dan mendukung penegakan proses hukum yang transparan dan adil,” ujar Andi Arsana.

Dalam kasus ini, Muhammad Ilham Pradipta diculik dan ditemukan tewas di sebuah lapangan di Kampung Karang Sambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Kamis (21/8).
Salah satu pelaku adalah Dwi Hartono. Ia adalah seorang pengusaha bimbel.

Dwi Hartono memiliki beberapa bisnis. Dari akun media sosialnya, @klanhartono, ia menyebutkan dirinya sebagai pengusaha yang bergerak di berbagai bidang, seperti properti, perkebunan, trading, pendidikan, e-commerce, fashion, dan skincare.

Di akun media sosialnya, ia juga pernah menulis sebagai pembicara dalam seminar yang digelar oleh BNN.
Dalam akun media sosialnya, ia beberapa kali membagikan foto bersama para pejabat. Ia juga memiliki akun YouTube bernama Klan Hartono. Di akun tersebut, ia mengunggah beberapa video berisi motivasi, tips berbisnis, serta kehidupannya sehari-hari. Akun YouTube miliknya memiliki 169 ribu subscriber dan 128 video.

Dwi Hartono memiliki dua perusahaan, yaitu PT Hartono Mandiri Makmur dan PT Digitalisasi Aplikasi Indonesia.
Perusahaan kedua merupakan bimbel online bernama Guruku. Ia ditangkap bersama pelaku utama dan eksekutor. Hingga saat ini, total ada 15 orang yang telah ditangkap dalam kasus pembunuhan Dwi Hartono.


Latest News

Berita Terkait : Pembunuhan Kacab Bank Ditangkap Diduga Aktor Intelektual

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *