Kecelakaan Beruntun di Jalur Blora–Cepu, Dua Pengendara Motor Luka Berat

Satlantas Polres Blora masih mendalami penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan di jalur Blora-Cepu, mengakibatkan dua pengendara motor alami luka berat.
WARTAFLASH.COM,JAWA TENGAH – Aparat Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blora, Jawa Tengah, tengah melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Nasional Blora–Cepu. Peristiwa tersebut melibatkan empat kendaraan dan terjadi di wilayah Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, pada Senin (9/3) sekitar pukul 13.30 WIB.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Blora, Ipda Bayu Destya, menyampaikan bahwa dua pengendara sepeda motor mengalami luka berat akibat insiden tersebut. Saat ini keduanya sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kejadian. Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan untuk mengumpulkan bukti dan mengetahui kronologi pasti kecelakaan. Selain itu, kendaraan yang terlibat juga telah dievakuasi agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
Kronologi Kecelakaan
Berdasarkan informasi awal, kecelakaan ini melibatkan truk Hino bernomor polisi N 9980 TM, mobil Mitsubishi Xpander BK 1672 ABT, sepeda motor Honda Vario K 2704 ZY, serta Honda Revo AB 6466 EI.
Insiden bermula saat mobil Mitsubishi Xpander yang dikemudikan RHM (25), warga Medan, melaju dari arah timur menuju barat di jalur Blora–Cepu. Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi sehingga kendaraan bergerak ke kanan dan melintasi marka jalan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk Hino yang dikemudikan BSW (33), warga Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Blora. Tabrakan antara kedua kendaraan pun tidak dapat dihindari.
Benturan keras membuat mobil Xpander terpental dan kehilangan kendali. Dari arah belakang, dua sepeda motor yang melaju cukup dekat tidak sempat menghindar sehingga ikut terlibat dalam tabrakan beruntun.
Sepeda motor Honda Vario dikendarai JP (23), warga Desa Sogo, Kecamatan Kedungtuban. Sementara Honda Revo dikendarai ARM (32), warga Desa Jiken, Kecamatan Jiken.
Korban Luka dan Kerugian
Meski kecelakaan cukup serius, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun dua pengendara motor mengalami luka berat.
JP dilaporkan mengalami patah tulang pada kaki kanan. Sedangkan ARM menderita patah tangan kanan, hematoma di bagian kepala, serta luka lecet di wajah. Keduanya kini dirawat di RSUD Blora dan dalam kondisi sadar.
Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta yang berasal dari kerusakan pada kendaraan yang terlibat.
Kesaksian Sopir Truk
Sopir truk pengangkut semen, Widiastanto (33), yang saat itu melaju dari Rembang menuju Gunungkidul, mengatakan mobil Xpander tiba-tiba bergerak ke arah kanan sebelum tabrakan terjadi.
“Mobilnya mendadak oleng ke kanan. Saat itu posisinya di depan SMA Negeri 1 Jepon ketika siswa baru pulang sekolah. Satpam sampai berlari ke pinggir jalan sebelum mobil tersebut menabrak truk saya,” ujarnya.
Setelah benturan pertama, mobil Xpander berputar hingga menghadap ke arah timur. Dua sepeda motor di belakangnya tidak sempat menghindar sehingga ikut menabrak kendaraan tersebut.







