KRI dr. Soeharso-990 Beri Pelayanan Kesehatan Korban Bencana

Tim medis KRI dr. Soeharso-990 saat melakukan tindakan operasi anak korban banjir bandang saat kapal lego jangkar di perairan Aceh Tamiang.Jumat (12/12/205). Dispen Angkatan Laut
ACEH TAMIANG – Di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan pascabencana alam, KRI dr. Soeharso-990 (KRI SHS-990) hadir membawa harapan bagi masyarakat terdampak di wilayah Aceh dan Sumatra. Kapal rumah sakit TNI Angkatan Laut ini, bekerja sama dengan Satuan Tugas Marinir dan Satuan Tugas Kesehatan, menggelar misi kemanusiaan dengan memberikan pelayanan kesehatan langsung kepada warga yang membutuhkan.
Pada Jumat, 12 Desember, KRI SHS-990 lego jangkar di perairan Aceh Tamiang. Dengan dukungan kapal nelayan setempat, tim medis bergerak menuju wilayah terdampak untuk melakukan pemeriksaan awal serta penyaringan kondisi kesehatan korban bencana. Upaya ini menjadi langkah penting untuk menjangkau warga yang terisolasi akibat kerusakan infrastruktur pascabanjir bandang.
Dalam kegiatan tersebut, tim medis menerima laporan tentang seorang anak korban banjir yang mengalami patah tulang pada kedua kaki. Cedera tersebut telah dialami hampir dua pekan, namun keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan membuat pasien belum mendapatkan penanganan memadai. Menanggapi situasi darurat itu, tim medis KRI SHS-990 segera menuju lokasi dan mengevakuasi pasien ke atas kapal untuk mendapatkan perawatan lanjutan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan pasien mengalami patah tulang terbuka pada cruris kiri serta patah tulang tibia kanan yang membutuhkan tindakan medis segera. Berdasarkan asesmen menyeluruh, tim medis KRI SHS-990 bersama dokter spesialis ortopedi dari Persatuan Ahli Bedah Ortopedi Indonesia (PABOI) memutuskan untuk melakukan operasi langsung di atas kapal.
Prosedur pembedahan dilaksanakan sesuai standar pelayanan kesehatan dan protokol medis TNI Angkatan Laut. Operasi berlangsung selama kurang lebih dua jam dan berjalan lancar. Pascaoperasi, pasien mendapatkan perawatan lanjutan serta pemantauan intensif oleh tim medis kapal guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal.
Misi kemanusiaan KRI dr. Soeharso-990 ini menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak bencana. Diharapkan, dukungan pelayanan kesehatan ini dapat meringankan beban warga sekaligus memastikan akses layanan medis tetap tersedia, meskipun sarana dan infrastruktur di wilayah tersebut mengalami keterbatasan akibat bencana alam.






