Keberangkatan Presiden direncanakan sekitar pukul 10.00 WIB dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta. Sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk para menteri kabinet, akan turut melepas keberangkatan kepala negara dalam kunjungan tersebut.
Selama berada di Jepang, Presiden Prabowo akan menjalani berbagai pertemuan strategis. Salah satu agenda utama adalah audiensi dengan Naruhito, yang juga akan menggelar jamuan resmi kenegaraan sebagai bentuk penghormatan. Selain itu, Presiden dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi.
Berdasarkan keterangan resmi pemerintah Jepang, kunjungan ini merupakan bagian dari penguatan hubungan diplomatik kedua negara. Dalam rangkaian agenda tersebut, Presiden juga akan menghadiri forum bisnis yang mempertemukan pelaku usaha Indonesia dan Jepang. Forum ini diharapkan mampu mendorong peningkatan investasi serta memperluas peluang kerja sama ekonomi.
Tak hanya itu, kedua negara juga direncanakan menandatangani sejumlah nota kesepahaman (MoU) di berbagai sektor strategis. Kesepakatan tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan ekonomi Indonesia sekaligus mempererat hubungan bilateral dengan Jepang.
Selama ini, Indonesia dan Jepang telah menjalin kemitraan strategis yang mencakup berbagai bidang, mulai dari ekonomi, infrastruktur, pendidikan, hingga kebudayaan. Melalui kunjungan ini, pemerintah berharap kerja sama yang telah terjalin dapat semakin diperluas dan ditingkatkan demi kepentingan bersama kedua negara.