Peristiwa nahas itu melibatkan sepeda motor Honda Supra X 125 tanpa pelat nomor dengan truk Hino Fuso hijau bernomor polisi BH 8132 HU. Akibat kejadian tersebut, seorang pengendara motor meninggal dunia di tempat, sementara satu orang lainnya mengalami luka berat.
Kasat Lantas Polres Tanjung Jabung Timur Iptu Meiselin Lobat melalui KBO Lantas Iptu Dede Hidayat menjelaskan, korban meninggal dunia bernama Bayu (19), mahasiswa asal Desa Lambur II, Kecamatan Muara Sabak Timur. Saat kejadian, Bayu berboncengan dengan rekannya, Andika.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sepeda motor melaju dari arah Desa Kota Baru menuju Kota Jambi. Ketika tiba di Simpang KTM Geragai, kendaraan roda dua tersebut keluar dari lorong dan masuk ke badan jalan utama. Di waktu yang hampir bersamaan, truk yang melaju dari arah belakang diduga tidak memiliki jarak aman yang cukup.
“Diduga pengemudi truk tidak dapat mengantisipasi pergerakan sepeda motor di depannya sehingga tabrakan tidak dapat dihindari,” ujar Iptu Dede.
Benturan keras mengakibatkan bagian belakang sepeda motor rusak parah dan terseret hingga keluar badan jalan. Bayu mengalami cedera serius dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Nurdin Hamzah Muara Sabak untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, Andika mengalami patah tulang kaki kanan serta luka di sejumlah bagian tubuh. Ia segera dilarikan ke klinik terdekat guna mendapatkan perawatan intensif.
Pengemudi truk, Zainudin (50), warga Kabupaten Sarolangun, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut serta mengimbau para pengendara untuk selalu menjaga jarak aman dan meningkatkan kewaspadaan di jalan raya.