Prabowo dan PM Inggris Akan Resmikan Kerja Sama Strategis

Prabowo dan PM Inggris Akan Resmikan Kerja Sama Strategis

Photo Istimewa,AntaraNews

WARTAFLASH.COM,JAKARTA – Pemerintah Inggris memastikan hubungan bilateral dengan Indonesia akan memasuki babak baru melalui peluncuran kemitraan strategis. Hal tersebut menjadi agenda utama dalam pertemuan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dengan Presiden RI Prabowo Subianto yang akan berlangsung di London.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey, menyampaikan bahwa kesepakatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan kedua pemimpin sebelumnya. Dalam pernyataan video yang dipantau di Jakarta, Senin, Jermey menegaskan bahwa dokumen kemitraan strategis itu akan menjadi hasil konkret dari pertemuan kali ini.

“Kerja sama strategis ini mencakup berbagai bidang penting, mulai dari pertahanan dan keamanan, penguatan pertumbuhan ekonomi, hubungan antar-masyarakat, hingga isu iklim, energi, dan pelestarian alam,” ujar Jermey.

Ia menilai hubungan Indonesia dan Inggris memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Inggris saat ini tercatat sebagai salah satu ekonomi terbesar dunia, sementara Indonesia juga memiliki posisi penting sebagai kekuatan ekonomi di kawasan.

Meski demikian, Jermey mengakui bahwa nilai perdagangan kedua negara belum mencerminkan potensi tersebut. Indonesia, menurutnya, masih berada di posisi yang relatif rendah dalam daftar mitra ekspor Inggris.

“Angka perdagangan saat ini belum sebanding dengan kekuatan ekonomi dan peluang yang dimiliki kedua negara,” katanya.

Oleh karena itu, kunjungan Presiden Prabowo ke London akan diisi dengan agenda dialog bisnis yang mempertemukan pelaku usaha Inggris dan Indonesia. Forum tersebut diharapkan dapat membuka peluang baru, khususnya di sektor ekspor dan investasi.

Di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks, Jermey menambahkan bahwa PM Keir Starmer mendorong penguatan kerja sama dengan mitra internasional yang dinilai strategis, termasuk Indonesia. Kemitraan ini juga akan menjadi salah satu pesan utama yang dibawa Starmer dalam pertemuan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss.

Selain ekonomi dan perdagangan, agenda kerja sama juga mencakup bidang pendidikan. Presiden Prabowo dijadwalkan berdialog dengan Russell Group, jaringan universitas terkemuka di Inggris, guna membahas peluang pendirian kampus di Indonesia.

Presiden Prabowo juga akan bertemu dengan sejumlah perwakilan filantropi untuk membicarakan dukungan pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, serta kerja sama konservasi gajah yang mendapat perhatian langsung dari Raja Charles III.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *