Stop Cuci Telur Sebelum Masuk Kulkas, Ini Bahaya yang Jarang Disadari

Stop Cuci Telur Sebelum Masuk Kulkas, Ini Bahaya yang Jarang Disadari

ilustrasi telur (created by AI) © 2026 Liputan6.com

WARTAFLASH.COM,JAKARTA – Telur kerap menjadi bahan pangan andalan di rumah tangga karena mudah diolah dan tahan disimpan. Namun, cara penyimpanannya masih sering keliru. Salah satu kebiasaan yang banyak dilakukan masyarakat adalah mencuci telur terlebih dahulu sebelum memasukkannya ke dalam kulkas, padahal langkah ini justru berpotensi menurunkan kualitas dan keamanannya.

Sekilas, mencuci telur tampak sebagai tindakan higienis. Permukaan telur yang bebas dari kotoran dianggap lebih aman dan nyaman saat digunakan. Terlebih, telur yang dibeli dari pasar tradisional atau langsung dari peternakan sering kali masih menyisakan debu, jerami, atau noda lain pada cangkangnya.

Di balik itu, cangkang telur sebenarnya telah dibekali sistem perlindungan alami. Setiap telur memiliki lapisan tipis bernama bloom atau cuticle yang menutupi permukaan cangkang. Lapisan ini berfungsi sebagai penghalang alami yang mencegah bakteri masuk melalui pori-pori halus pada kulit telur.

Masalah muncul ketika telur dicuci sebelum disimpan. Air, terutama jika suhunya lebih dingin dari telur, dapat mendorong bakteri dari permukaan masuk ke dalam melalui pori-pori cangkang. Proses pencucian juga dapat mengikis lapisan bloom, sehingga perlindungan alami telur pun hilang.

Kondisi ini menjadi semakin berisiko saat telur disimpan di dalam kulkas. Lingkungan yang lembap dapat mempercepat pertumbuhan mikroorganisme yang sudah terlanjur masuk ke dalam telur. Selain itu, telur tanpa lapisan pelindung lebih mudah menyerap aroma makanan lain, sehingga memengaruhi rasa dan kesegarannya.

Para ahli keamanan pangan menyarankan agar telur disimpan dalam kondisi kering dan bersih tanpa dicuci. Jika terdapat kotoran, cukup bersihkan dengan lap kering atau tisu. Pencucian sebaiknya dilakukan sesaat sebelum telur akan digunakan, bukan sebelum penyimpanan.

Dengan memahami cara kerja alami cangkang telur, masyarakat dapat menghindari kesalahan kecil yang berdampak besar. Menjaga lapisan pelindung telur tetap utuh adalah kunci agar telur lebih awet, aman, dan tetap berkualitas saat dikonsumsi.

Sumber:Merdeka.com

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *