Satgas Galapana DPR RI Minta Penanganan Gempa NTT Satu Komando

Pimpinan Satgas Galapana DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dalam rapat koordinasi penanganan bencana gempa bumi NTT di Manggarai Barat, Minggu malam, 16 Agustus 2026,Metrotvnews
WARTAFLASH.COM,JAKARTA – Satuan Tugas Galapana DPR RI meminta seluruh pihak menyatukan langkah dalam menangani gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pimpinan Satgas Galapana DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan pentingnya satu komando selama masa tanggap darurat. Ia meminta setiap instansi mengesampingkan kepentingan sektoral.
Cucun menyampaikan hal tersebut dalam rapat koordinasi penanganan gempa NTT di Manggarai Barat, Minggu malam (16/8/2026).
Menurut Cucun, koordinasi yang kuat akan mempercepat pengerahan seluruh sumber daya. Langkah itu juga membuat penanganan bencana berjalan lebih terarah.
“Saya minta semua ketika ada tanggap darurat, satu komando. Tidak ada ego sektoral,” kata Cucun dalam rapat tersebut.Di kutip dari Metrotvnews
BNPB Jadi Pusat Komando
Cucun menjelaskan posisi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai pusat komando penanganan darurat bencana.
Sementara itu, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menjalankan fungsi koordinasi pemerintah pusat.
“Semua ada di komandonya Pak BNPB, koordinatornya, Kemenkonya ada di Pak Pratikno di sini. Tidak ada yang pegang komando yang lain-lain,” ujarnya.
Ia meminta seluruh kementerian, lembaga negara, TNI, dan Polri mengikuti garis komando tersebut.
TNI dan Polri tetap menjalankan tugas masing-masing dalam operasi kemanusiaan. Namun, seluruh langkah harus mengikuti koordinasi penanganan darurat bencana.
“Mau TNI, mau Polri, siapapun juga tetap komandonya penanganan darurat bencana,” tegas Cucun.
Jangan Bergerak Sendiri
Cucun juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak menjalankan operasi secara sendiri-sendiri. Ia meminta setiap unsur mengutamakan koordinasi dalam mengerahkan personel dan sumber daya.
“Satu komando sesuai dengan undang-undang. Tidak ada yang kibarkan bendera masing-masing,” tegasnya.
Rapat koordinasi tersebut melibatkan pemerintah dan sejumlah lembaga terkait. Pertemuan itu membahas langkah penanganan gempa secara terpadu.
Satgas Galapana DPR RI menilai koordinasi satu komando penting untuk mengoptimalkan seluruh sumber daya. Sistem tersebut juga dapat mempercepat bantuan kepada masyarakat terdampak gempa di NTT.







