Pesta Kembang Api Berakhir Tragis, Ledakan Tewaskan 10 Orang

Ilustrasi
WARTAFLAS.COM, JAKARTA – Perayaan festival desa di Meksiko berakhir tragis setelah ledakan kembang api menewaskan sedikitnya 10 orang dan menyebabkan sekitar 60 orang lainnya mengalami luka-luka.
Insiden tersebut terjadi saat kembang api dinyalakan dalam festival yang berlangsung di Santa Maria Canchesda, Temascalcingo, wilayah Meksiko tengah. Pemerintah setempat telah mengonfirmasi jumlah korban dalam peristiwa yang terjadi pada Sabtu lalu tersebut.
Ledakan terjadi ketika warga menjalankan rangkaian ritual tradisional dalam festival desa. Berdasarkan rekaman video yang beredar, warga tampak mengarak sebuah patung banteng yang terbuat dari jerami. Kembang api dipasang pada bagian patung dan menyembur saat arak-arakan berlangsung.
Situasi kemudian berubah menjadi bencana setelah kembang api diduga menyambar persediaan kembang api yang disimpan di sebuah gereja desa. Ledakan besar pun terjadi dan menyebabkan sejumlah dinding bangunan roboh.
Api kemudian membesar dan menyebar ke kawasan alun-alun kota. Sejumlah warga dilaporkan kemungkinan masih berada di bawah reruntuhan bangunan yang ambruk akibat ledakan.
Keuskupan Atlacomulco, wilayah yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, menyampaikan bahwa dua orang imam turut mengalami luka-luka. Meski demikian, kondisi keduanya disebut tidak mengancam keselamatan jiwa.
“Kami bersatu dalam doa bagi mereka yang telah kehilangan nyawa, keluarga dan orang-orang terkasih mereka, serta mereka yang terluka dan semua orang yang saat ini mengalami masa-masa penuh rasa sakit dan kekhawatiran,” demikian pernyataan keuskupan yang diunggah melalui media sosial dan dikutip Al Jazeera, Selasa (8/9/2026).
Sementara itu, Kantor Kejaksaan Agung Meksiko masih menyelidiki penyebab pasti ledakan. Aparat melakukan penyelidikan untuk mengetahui rangkaian kejadian hingga ledakan tersebut terjadi.
Kecelakaan yang melibatkan kembang api bukan kali pertama menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar di Meksiko.
Pada Juli 2018, ledakan terjadi di sebuah pabrik kembang api di Tultepec, sebelah utara Mexico City, yang menewaskan 24 orang. Sebelumnya, pada 2016, ledakan di sebuah pasar kembang api di kota yang sama menyebabkan 42 orang meninggal dunia.







