Kapan Puasa Qadha Dimulai Usai Lebaran? Ini Penjelasannya

Kapan Puasa Qadha Dimulai Usai Lebaran? Ini Penjelasannya

Photo Ilustrasi

WARTAFLASH.COM,TANYA ISLAM – Suasana Idulfitri mungkin masih terasa. Momen silaturahmi belum sepenuhnya usai, bahkan hidangan khas seperti ketupat masih menghiasi meja makan di banyak rumah. Namun di tengah hangatnya suasana tersebut, muncul pertanyaan yang hampir selalu terulang setiap tahun: kapan sebenarnya puasa qadha Ramadan bisa dimulai? Dan bagaimana dengan puasa sunnah di bulan Syawal?

Kebingungan ini wajar. Setelah satu bulan penuh menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan, ritme ibadah kembali berubah. Sebagian orang ingin segera mengganti utang puasa, sementara yang lain bersemangat mengejar keutamaan puasa enam hari di bulan Syawal.

Secara aturan, puasa qadha sudah dapat dilakukan mulai tanggal 2 Syawal. Hal ini karena pada tanggal 1 Syawal, yang bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri, umat Islam dilarang berpuasa. Hari tersebut dikhususkan sebagai momen untuk merayakan kemenangan, makan, minum, dan bersyukur.

Artinya, begitu memasuki hari kedua di bulan Syawal, umat Muslim yang memiliki kewajiban mengganti puasa sudah bisa mulai menjalankannya. Banyak yang kemudian memanfaatkan momen ini untuk langsung “gas” kembali berpuasa setelah Lebaran.

Namun, muncul dilema lain: mana yang sebaiknya didahulukan, puasa qadha atau puasa Syawal?

Dalam pandangan umum para ulama, puasa qadha sebaiknya diprioritaskan karena bersifat wajib. Sementara puasa enam hari di bulan Syawal hukumnya sunnah, meski memiliki keutamaan besar.

Meski begitu, ada juga yang memilih mengombinasikan niat atau mengatur jadwal agar keduanya tetap bisa dijalankan dalam bulan yang sama. Kuncinya adalah menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing tanpa mengabaikan kewajiban utama.

Jadi, bagi kamu yang masih ragu, jawabannya sederhana: setelah Lebaran, tepatnya mulai 2 Syawal, puasa qadha sudah boleh dilakukan. Tinggal bagaimana kamu mengatur waktu untuk menunaikan yang wajib sekaligus meraih yang sunnah.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *