Perhelatan otomotif yang berlangsung di Desa Pulau Rengas, Kecamatan Bangko Barat ini turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Parpora), Suherman, yang mendampingi Sekda mewakili Bupati Merangin, M. Syukur.
Dalam sambutannya, Zulhifni menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia penyelenggara di bawah binaan tokoh muda daerah, Pradana. Ia menilai kejuaraan ini menjadi hiburan alternatif yang mampu memacu adrenalin sekaligus memperkaya suasana Idul Fitri bagi masyarakat.
“Ajang ini luar biasa, bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat di bidang otomotif,” ujar Zulhifni.
Namun demikian, Sekda juga mengingatkan bahwa olahraga motorcross dan grasstrack memiliki tingkat risiko yang tinggi. Ia menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak, mulai dari aparat keamanan hingga tim medis, untuk memastikan jalannya perlombaan tetap aman dan terkendali.
Tak hanya kepada peserta dan panitia, imbauan tegas juga ditujukan kepada ribuan penonton yang memadati area sirkuit. Zulhifni meminta masyarakat untuk tetap tertib dan tidak melanggar batas keamanan yang telah ditentukan.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif panitia yang menjadikan momen libur Lebaran ini lebih berwarna dengan tontonan menarik. Namun, saya tegaskan kepada penonton, tolong jaga keamanan diri. Menontonlah dari tempat yang telah disediakan dan jangan sekali-kali masuk ke dalam area lintasan sirkuit agar balapan berjalan lancar tanpa insiden,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berharap MXGTX Championship 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga dapat berperan sebagai sarana pembinaan atlet-atlet lokal agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Dengan antusiasme tinggi dari peserta dan masyarakat, kejuaraan ini diharapkan menjadi agenda rutin yang mampu mengangkat potensi olahraga otomotif sekaligus mendongkrak pariwisata daerah Merangin.