FIFA diketahui menerapkan dua jenis rumput berbeda untuk 104 pertandingan Piala Dunia yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Di Amerika Serikat terdapat 11 stadion, sementara Meksiko menggunakan tiga stadion dan Kanada dua stadion.
Untuk stadion di wilayah beriklim hangat seperti East Rutherford, Guadalajara, Kansas City, dan Missouri, digunakan rumput jenis bermuda yang tahan terhadap suhu tinggi. Sementara itu, kombinasi perennial ryegrass dan Kentucky bluegrass dipakai di stadion indoor atau daerah bercuaca lebih dingin seperti Arlington, Atlanta, dan Foxborough.
Pemasangan rumput di MetLife sendiri sudah dipersiapkan sejak sekitar 10 bulan sebelumnya. Menurut keterangan FIFA, proses instalasi menggunakan sekitar 600 gulungan rumput yang ditanam dan dikembangkan di Carolina Utara sebelum dipindahkan ke stadion.
Selain itu, lapisan pasir setebal 18 hingga 24 inci serta sistem drainase Permavoid juga dipasang untuk memastikan kualitas lapangan tetap stabil. Pasir tambahan turut disebar di antara sambungan lembaran rumput untuk memperkuat struktur permukaan.
Stadion MetLife yang selama ini dikenal sebagai kandang tim American football New York Giants biasanya menggunakan permukaan rumput sintetis. Untuk kebutuhan turnamen, stadion harus disesuaikan dengan standar sepak bola internasional.
Tak hanya di area lapangan, penataan ulang juga dilakukan di tribun penonton. Sekitar 1.740 kursi dipindahkan untuk memperluas area sudut lapangan agar sesuai dengan regulasi pertandingan FIFA.