Jelang Idul Adha, Pemkab Kudus Bekali Takmir Masjid dengan Pelatihan Juleha

Jelang Idul Adha, Pemkab Kudus Bekali Takmir Masjid dengan Pelatihan Juleha

Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban

WARTAFLASH.COM,KUDUS – Menjelang Hari Raya Idul Adha, Pemerintah Kabupaten Kudus memperkuat kesiapan pelaksanaan ibadah kurban dengan menggelar pelatihan juru sembelih halal (juleha) bagi para takmir masjid. Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta dari puluhan masjid yang tersebar di sembilan kecamatan.

Pelatihan tersebut bertujuan memastikan proses penyembelihan hewan kurban tidak hanya sesuai syariat Islam, tetapi juga memenuhi standar keamanan pangan dengan prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Arin Nikmah, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan kurban di daerah.

“Pelatihan ini kami laksanakan agar para takmir masjid memiliki kemampuan dan pemahaman yang benar dalam proses penyembelihan hewan kurban, baik dari sisi syariat maupun standar kesehatan,” ujar Arin di Kudus, Kamis (7/5/2026), dilansir ANTARA.

Pelatihan yang digelar di Masjid Taqwa Sukun Gondosari, Kecamatan Gebog ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pertanian dan Pangan Kudus, serta pihak swasta.

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga dibekali pemahaman teknis seperti pemilihan dan perawatan pisau, teknik mengasah, hingga standar ketajaman alat sembelih. Selain itu, peserta juga mendapatkan pengetahuan tentang penanganan hewan sebelum disembelih serta teknik pengirisan daging agar hasil lebih baik dan empuk.

Namun pada tahap awal ini, peserta belum melakukan praktik langsung. Mereka masih berada pada tahap observasi dengan menyaksikan demonstrasi dari pemateri sebelum nantinya mengikuti pelatihan lanjutan.

“Untuk tahap pertama ini masih observasi. Praktik langsung akan dilakukan pada pelatihan berikutnya,” jelas Arin.

Program pelatihan ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju sertifikasi kompetensi juru sembelih halal. Peserta akan memperoleh sertifikat pelatihan, sementara sertifikasi kompetensi diberikan setelah mengikuti pelatihan lanjutan dan praktik langsung.

Pemerintah Kabupaten Kudus berencana melanjutkan program ini secara lebih luas dengan dukungan APBD pada 2027, guna menjangkau lebih banyak peserta.

Sepanjang 2026, pelatihan juleha di Kudus telah digelar sebanyak tiga kali, baik melalui swadaya masyarakat maupun dukungan pemerintah. Hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya standar halal dan kesejahteraan hewan dalam pelaksanaan ibadah kurban.

Dengan peningkatan kompetensi para juru sembelih, diharapkan pelaksanaan kurban di Kabupaten Kudus semakin tertib, profesional, dan sesuai ketentuan syariat Islam serta standar kesehatan pangan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *