Pemerintah Daerah Administratif Khusus (SAR) Hong Kong mencatat lonjakan signifikan. Hingga pukul 21.00 waktu setempat, lebih dari 377 ribu kunjungan wisatawan tercatat masuk untuk merayakan Festival Musim Semi.
Kawasan komersial seperti Tsim Sha Tsui dan Causeway Bay menjadi titik paling ramai. Sejumlah pusat perbelanjaan dipenuhi pengunjung yang berburu produk premium, terutama perhiasan emas bertema shio kuda. Ornamen kuda dipercaya melambangkan kekuatan, keberanian, dan kemajuan dalam tradisi Tahun Kuda, sehingga menjadi incaran utama pembeli.
Lonjakan kunjungan ini disambut optimistis oleh pemerintah setempat. Sekretaris Keuangan Hong Kong, Paul Chan, memperkirakan total wisatawan dari China Daratan selama periode libur sembilan hari dapat mencapai 1,43 juta orang.
Dalam blog resminya, Chan menyebut angka tersebut menunjukkan kenaikan rata-rata kunjungan harian sekitar 6 persen dibandingkan tahun lalu. Ia menilai tren ini menjadi sinyal positif bagi pemulihan ekonomi, khususnya sektor ritel, perhotelan, dan kuliner.
Selain belanja, sejumlah atraksi budaya seperti parade Imlek dan pesta kembang api di Victoria Harbour juga menjadi magnet tersendiri. Otoritas pariwisata pun menyiagakan pengamanan serta layanan transportasi tambahan guna mengantisipasi lonjakan pengunjung.
Dengan pergerakan wisatawan yang terus meningkat, momentum Imlek tahun ini dinilai bukan sekadar perayaan budaya, melainkan juga penggerak penting roda ekonomi Hong Kong di awal tahun.