Tim Penilai PKK Provinsi Jambi Tinjau Rumah Dilan Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin Tampilkan Inovasi Unggulan

Tim PKK Provinsi Jambi Apresiasi Inovasi Pemberdayaan Keluarga di Sungai Penuh.
WARTAFLASH.COM,SUNGAI PENUH – Desa Permanti, Kecamatan Pondok Tinggi, menjadi pusat perhatian pada Kamis (6/8/2026) saat Tim Penilai Lomba Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK (Rumah Dilan) Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026 melakukan kunjungan lapangan. Kehadiran tim disambut langsung Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, bersama jajaran organisasi perempuan dan pemerintah daerah.
Penilaian tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi antar daerah, tetapi juga menjadi wadah evaluasi terhadap keberhasilan pelaksanaan program pemberdayaan keluarga yang selama ini dijalankan TP PKK Kota Sungai Penuh.
Sri Kartini Alfin hadir didampingi Ketua GOW Kota Sungai Penuh Mawarti Azhar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Sungai Penuh Winda Alpian, para Ketua TP PKK kecamatan dan desa, kepala OPD terkait, Camat Pondok Tinggi, serta unsur pemerintah dan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, TP PKK Kota Sungai Penuh memperkenalkan berbagai inovasi yang telah dikembangkan masyarakat. Beragam produk unggulan UMKM, hasil kreativitas warga, hingga program Rumah Dilan ditampilkan sebagai bukti nyata implementasi 10 Program Pokok PKK yang berbasis pemberdayaan keluarga.
Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, mengatakan proses penilaian menjadi kesempatan bagi seluruh kader untuk memperoleh pembinaan sekaligus memperkuat kualitas pelaksanaan program di lapangan.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Tim Penilai Provinsi Jambi yang telah memberikan pembinaan, edukasi, serta motivasi kepada seluruh kader PKK. Penilaian ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelaksanaan 10 Program Pokok PKK demi terwujudnya keluarga yang sejahtera,“ ujarnya.
Melalui penilaian tersebut, TP PKK Kota Sungai Penuh berharap sinergi dengan TP PKK Provinsi Jambi, Pemerintah Kota Sungai Penuh, serta seluruh pemangku kepentingan semakin erat. Kolaborasi itu diharapkan mampu memperkuat pemberdayaan keluarga, mendorong berkembangnya potensi masyarakat, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.







