Sejak pagi hari, arus kendaraan terus mengalir dari berbagai arah menuju pelabuhan. Kepadatan terlihat di sejumlah titik akses masuk, termasuk jalur utama dan area parkir, yang dipenuhi antrean kendaraan. Petugas pun memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan mengarahkan kendaraan melalui jalur alternatif untuk mengurai kemacetan di pintu masuk pelabuhan.
Salah satu pemudik, Sri Rahayu, mengaku memilih kembali lebih awal karena harus kembali beraktivitas. Ia menyebut perjalanan menuju pelabuhan memakan waktu lebih lama dari biasanya akibat pengalihan arus kendaraan. Meski demikian, ia tetap memilih berangkat hari itu agar tidak terlambat bekerja dan mengantar anaknya kembali ke sekolah.
Di tengah padatnya antrean, petugas gabungan juga bersiaga memberikan pelayanan kepada pemudik. Seorang pengguna mobil dilaporkan mengalami kondisi lemas saat menunggu giliran masuk kapal. Tim kesehatan yang dibantu aparat segera memberikan penanganan dan membawanya ke posko medis untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Tak hanya kendaraan pribadi, antrean panjang juga sempat terjadi pada truk logistik yang hendak menyeberang ke Bali. Sejak dini hari, ratusan truk tertahan hingga berjam-jam. Namun menjelang siang, arus penyeberangan mulai berangsur normal setelah dilakukan pengaturan keberangkatan kapal secara bertahap.
Kepadatan arus balik ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan, seiring berakhirnya masa libur dan kembalinya masyarakat ke rutinitas di wilayah Bali dan sekitarnya.