Bahlil Dibuat Penasaran Lagu Viral ‘MBG Mas Bahlil Ganteng’, Ingin Bertemu Sang Kreator

Menteri Bahlil Lahadalia. ANTARA
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Nama Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mendadak ramai diperbincangkan di media sosial setelah lagu bertajuk My Little Bolu Ketan viral dan digunakan oleh banyak warganet dalam berbagai unggahan.
Salah satu bagian lirik yang paling mencuri perhatian berbunyi, “MBG, Mas Bahlil ganteng. Buah apa yang paling manis? Buahlil, tambah ganteng aja.” Penggalan lirik sederhana tersebut sukses menjadi tren dan memunculkan beragam reaksi lucu dari pengguna media sosial.
Menanggapi fenomena tersebut, Bahlil mengaku terkejut sekaligus penasaran dengan sosok di balik lagu yang mendadak populer itu. Bahkan, ia mengaku ingin bertemu langsung dengan penciptanya.
Keinginan itu disampaikan saat berbincang dengan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad. Dalam perbincangan tersebut, Bahlil mengungkapkan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui siapa pembuat lagu yang kini ramai digunakan di berbagai platform digital.
Tak hanya viral di media sosial, lagu tersebut ternyata juga menjadi bahan candaan di lingkungan keluarganya. Bahlil menceritakan bahwa saat menjalankan ibadah umrah, anaknya sempat menggoda dirinya dengan menyebut julukan “Bapak MBG” yang diambil dari lagu tersebut.
Alih-alih merasa terganggu, Bahlil justru menanggapinya dengan santai. Ia bahkan meminta bantuan Raffi Ahmad untuk mencari sosok kreator lagu tersebut agar dapat diundang bertemu secara langsung.
Menurut Bahlil, jika pencipta lagu itu bersedia, dirinya ingin mengajaknya berbincang sekaligus makan bersama. Rasa penasaran terhadap kreativitas yang membuat lagu tersebut viral menjadi alasan utama keinginannya untuk bertemu.
Lebih jauh, Bahlil menilai fenomena viral tersebut sebagai bagian dari kreativitas generasi muda yang berkembang pesat di era digital. Ia mengapresiasi berbagai bentuk ekspresi yang muncul melalui media sosial selama dilakukan secara positif dan tidak merugikan orang lain.
Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya menggunakan media sosial secara bijak. Menurutnya, kebebasan berekspresi harus tetap dibarengi tanggung jawab, terutama agar tidak memunculkan konten yang mengandung unsur SARA dan berpotensi memecah persatuan masyarakat.
Bahlil menegaskan bahwa kreativitas layak mendapatkan ruang selama berada dalam koridor yang baik dan membawa dampak positif. Ia juga mengaku memahami bahwa sebagai pejabat publik, dirinya harus siap menjadi sorotan masyarakat, termasuk ketika dijadikan bahan candaan maupun inspirasi konten kreatif.
“Risiko pejabat publik memang harus menerima semuanya,” ujarnya.
Fenomena lagu “MBG Mas Bahlil Ganteng” pun menjadi contoh bagaimana kreativitas sederhana dapat berkembang menjadi tren besar di media sosial dan menarik perhatian banyak kalangan, termasuk tokoh yang namanya menjadi bagian dari lirik tersebut.







