Diterpa Isu, Syekh Ahmad Al Misri Tegas Bantah Semua Tuduhan

Ustaz Abi Makki memberi keterangan pers terkait dugaan pelecehan santri oleh Syekh Ahmad Misri. (Beritasatu.com/Roy Adriansyah)
WARTAFLASH.COM,JAKARTA – Syekh Ahmad Al Misri atau yang dikenal sebagai Ustaz SAM akhirnya angkat bicara terkait berbagai tuduhan serius yang menyeret namanya. Dalam sebuah video klarifikasi yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya pada Kamis (23/4/2026), ia membantah tegas seluruh tudingan yang beredar, mulai dari dugaan pelecehan hingga isu pelarian ke luar negeri.
Dengan nada tegas, Ustaz SAM menyatakan bahwa tuduhan pelecehan seksual yang dialamatkan kepadanya tidak berdasar. Ia mengaku telah menyiapkan langkah hukum dan menyerahkan sejumlah bukti kepada kuasa hukumnya untuk diproses lebih lanjut.
“Tuduhan itu tidak benar. Bukti-bukti sudah saya serahkan kepada kuasa hukum untuk disampaikan kepada pihak berwenang, termasuk saksi-saksi,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga membantah isu lain yang menyebut dirinya pernah melontarkan pernyataan yang dianggap memfitnah Rasulullah SAW. Menurutnya, tudingan tersebut merupakan fitnah serius yang harus dibuktikan secara jelas.
“Saya tidak pernah menyampaikan hal tersebut. Jika ada yang menuduh, silakan tunjukkan bukti yang valid,” tegasnya.
Menjawab spekulasi mengenai keberadaannya di luar negeri, Ustaz SAM menjelaskan bahwa perjalanannya ke Mesir murni untuk alasan keluarga, bukan untuk menghindari proses hukum. Ia menyebut keberangkatannya telah direncanakan jauh hari untuk mendampingi sang ibu yang menjalani operasi.
“Saya berangkat ke Mesir pada 15 Maret 2026 dan tiba 16 Maret 2026 untuk mendampingi ibu saya yang menjalani operasi pada 17 Maret 2026,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa panggilan dari pihak kepolisian baru diterima setelah dirinya berada di luar negeri. Meski demikian, ia mengapresiasi langkah penyidik yang memberikan kesempatan untuk memberikan keterangan secara daring.
“Saya berterima kasih kepada Bareskrim yang memberikan kesempatan untuk menyampaikan kesaksian secara online,” katanya.
Menutup klarifikasinya, Ustaz SAM menegaskan bahwa hingga saat ini statusnya masih sebagai saksi, bukan tersangka seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial. Ia pun menyatakan siap mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan.







