Meksiko Buka Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan, Laga Diwarnai 3 Kartu Merah

Pesepak bola Tim Nasional Afrika Selatan Mbekezeli Mbokazi (tengah) terjatuh saat berebut bola dengan dua pesepak bola Tim Nasional Meksiko Erik Lira (kiri) dan Roberto Alvarado dalam laga pembuka Grup A Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, Kamis (11/6/2026). (Foto: Antara)
WARTAFLASH.COM,JAKARTA – Laga pembuka Piala Dunia 2026 antara tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan pada Jumat (12/6/2026) dini hari WIB berlangsung panas dan penuh drama. Bertanding di Estadio Azteca yang dipadati lebih dari 80.000 penonton, Meksiko sukses mengamankan kemenangan 2-0 atas tamunya.
Namun, pertandingan yang seharusnya menjadi pesta sepak bola dunia justru diwarnai tensi tinggi hingga berujung hujan kartu merah dari wasit asal Brasil, Wilton Pereira Sampaio. Total tiga kartu merah dikeluarkan dalam laga ini, menjadikannya salah satu laga pembuka paling keras dalam sejarah Piala Dunia.
Gol Cepat Buka Keunggulan Tuan Rumah
Meksiko langsung tampil agresif sejak menit awal. Dukungan publik tuan rumah membuat tekanan terus mengalir ke pertahanan Afrika Selatan.
Hasilnya, hanya butuh waktu kurang dari 10 menit bagi El Tri untuk membuka keunggulan. Striker Julián Quiñones berhasil mencetak gol cepat yang membuat Stadion Azteca bergemuruh. Gol tersebut tercatat sebagai salah satu gol pembuka tercepat dalam sejarah laga pembuka Piala Dunia modern.
Afrika Selatan Kehilangan Kendali
Memasuki babak kedua, situasi mulai berbalik buruk bagi Afrika Selatan. Gelandang Sphephelo Sithole diganjar kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran keras saat situasi berbahaya di dekat kotak penalti.
Bermain dengan 10 orang membuat Afrika Selatan kesulitan mengimbangi tempo permainan. Meksiko kemudian menggandakan keunggulan melalui sundulan veteran Raúl Jiménez yang memanfaatkan skema bola mati di pertengahan babak kedua.
Gol tersebut menjadi catatan penting bagi Jiménez yang kini menyamai torehan legenda Meksiko dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional.
VAR dan Kartu Merah Tambahan
Ketegangan pertandingan semakin meningkat ketika VAR kembali berperan dalam insiden berikutnya. Afrika Selatan harus kembali kehilangan pemain setelah Themba Zwane diganjar kartu merah akibat insiden pelanggaran tidak sportif terhadap pemain Meksiko.
Bermain dengan sembilan orang membuat Afrika Selatan semakin terpuruk dan tak mampu membalas tekanan tuan rumah.
Drama belum berakhir hingga masa tambahan waktu. Bek Meksiko, César Montes, turut diusir keluar lapangan setelah melakukan pelanggaran keras, melengkapi total tiga kartu merah dalam pertandingan tersebut.
Catatan Rekor dan Momen Bersejarah
Jumlah kartu merah dalam laga ini menjadi salah satu yang tertinggi dalam sejarah laga pembuka Piala Dunia. Situasi tersebut membuat pertandingan lebih banyak dikenang karena ketegangan dibanding sekadar skor akhir.
Di sisi lain, laga ini juga menjadi momen bersejarah bagi Estadio Azteca yang tercatat sebagai stadion pertama yang menggelar tiga edisi Piala Dunia (1970, 1986, dan 2026).
Meksiko sendiri akhirnya mengakhiri kutukan panjang di laga pembuka, setelah sebelumnya gagal meraih kemenangan dalam tujuh edisi terakhir.
Debut Wonderkid Meksiko
Sebagai penutup malam bersejarah, Meksiko juga memberikan kesempatan debut kepada pemain muda berusia 17 tahun, Gilberto Mora. Ia resmi menjadi salah satu pemain termuda yang tampil di Piala Dunia dan menambah catatan baru dalam sejarah sepak bola Meksiko.
Dengan kemenangan ini, Meksiko membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil sempurna, meski laga lebih banyak diwarnai ketegangan daripada sekadar selebrasi.







