Ribuan Aparat Dikerahkan, Jakarta Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa

Pada hari Selasa, sebanyak 5.684 anggota telah dikerahkan Polres Metro Jakarta Pusat untuk mengamankan aksi unjuk rasa. (Source: Ilustrasi/TVRINews.com) 23 September 2025.
WARTAFLASH.COM,JAKARTA – Aparat gabungan dari kepolisian dan TNI disiapkan untuk mengamankan rangkaian aksi unjuk rasa yang digelar di sejumlah titik di Jakarta pada Senin (15/6/2026).
Sebanyak 5.955 personel diterjunkan untuk mengantisipasi potensi kepadatan massa serta menjaga situasi tetap kondusif selama berlangsungnya aksi.
Kekuatan pengamanan tersebut terdiri dari unsur Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran polsek di wilayah setempat. Dari jumlah itu, sekitar 3.651 personel berasal dari kepolisian, yang kemudian diperkuat oleh 500 personel TNI.
Aksi unjuk rasa dijadwalkan berlangsung di beberapa lokasi strategis, di antaranya kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, depan Gedung DPR/MPR RI, serta Jalan Kwitang Raya. Selain itu, pada hari sebelumnya juga telah terjadi aksi mahasiswa di kawasan Jalan M.H. Thamrin menuju Bundaran Hotel Indonesia.
Untuk mengantisipasi dampak terhadap lalu lintas, kepolisian menyiapkan rekayasa arus kendaraan yang akan diterapkan secara situasional, menyesuaikan dengan perkembangan jumlah massa di lapangan.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menyebutkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah pengamanan untuk merespons dinamika yang mungkin terjadi selama aksi berlangsung.
Rekayasa lalu lintas, kata dia, akan diberlakukan secara fleksibel agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat secara berlebihan, terutama di kawasan pusat ibu kota yang menjadi titik konsentrasi kegiatan.
Selain pengamanan, aparat juga mengimbau seluruh peserta aksi untuk tetap mengikuti prosedur penyampaian pendapat di muka umum sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini diharapkan dapat menjaga agar kegiatan unjuk rasa berjalan tertib, aman, dan tidak mengganggu ketertiban umum.
Polisi menegaskan bahwa pendekatan pengamanan dilakukan secara humanis dengan tetap mengutamakan dialog serta menjaga ruang demokrasi bagi masyarakat yang menyampaikan aspirasi.
Sumber:Antara







