Isu Dugaan Pelecehan Beredar, El Rumi Merasa Terganggu

WARTAFLASH.COM, JAKARTA – Berita negatif yang menyebutkan inisial EJR di media sosial kini mulai memengaruhi ketenangan El Rumi. Putra kedua Ahmad Dhani itu dilaporkan merasa tidak nyaman karena banyak pihak berusaha mengonfirmasi kebenaran berbagai isu negatif yang beredar luas di media sosial mengenai dirinya.
Pengacara keluarga Ahmad Dhani, Aldwin Rahadian, menyatakan bahwa kondisi El Rumi sekarang terasa mengherankan karena orang-orang menghubungkan namanya dengan isu tersebut. Banyaknya pertanyaan yang masuk membuat suami Syifa Hadju merasa tidak nyaman saat melakukan aktivitasnya.
“Ya, ini membingungkan dan membuat waswas karena banyak orang sudah mengonfirmasi hal tersebut. Siapa ini, apa ini, apa ini,” ujar Aldwin Rahadian di Polda Metro Jaya, Jumat, 21 Agustus.
Aldwin menegaskan bahwa kliennya sama sekali tidak mengenal orang yang menjadi subjek isu viral tersebut. Ketidakjelasan identitas dalam rumor tersebut membuat pihak El Rumi kesulitan memberikan respons lebih lanjut.
“Ya, ini juga membuat orang bingung siapa yang terlibat dan siapa EJR itu, jadi hal ini masih belum jelas. Jadi, apa sebenarnya ini? Membingungkan siapa yang menjadi sasarannya?” lanjut Aldwin.
Aldwin menilai penyebaran berita yang tidak benar di media sosial telah mencoreng reputasi El Rumi. Lebih lanjut, akun-akun di media sosial sering menghasilkan narasi yang cenderung bias, terutama ketika menyampaikan informasi yang belum terbukti kebenarannya.
“Ya, tentu saja itu mengganggu, karena orang-orang akan terus-menerus berspekulasi, terutama jika beritanya bersifat negatif,” kata pengacara tersebut saat menjelaskan dampak yang dialami El Rumi.
Sebagai tindakan awal, Aldwin memastikan bahwa keluarga akan menolak semua tuduhan yang tidak memiliki dasar hukum. Ia menyoroti sumber informasi yang menurutnya tidak dapat dipercaya dan tidak memiliki tanggung jawab secara hukum.
“Itulah mengapa kami harus menyangkalnya. Pertama, keberatannya karena hal tersebut tidak jelas dan kami tidak dapat mengetahui siapa yang sedang berbicara,” kata Aldwin dengan nada serius.
Aldwin juga memperingatkan masyarakat agar tidak langsung mengkritik El Rumi hanya karena kesamaan inisial. Menurutnya, inisial EJR bisa merujuk kepada siapa saja dan belum tentu menunjuk kepada kliennya.
“Kedua, tuduhan tersebut belum tentu ditujukan kepada orang yang dimaksud. EJR ini bisa jadi orang lain. Jadi, ada sesuatu yang belum jelas. Jika terdapat nama-nama atau hal-hal lain di sana, kita akan menjelaskan lebih lanjut nanti,” tutupnya.







