6 Negara Rayakan Idulfitri 2026 pada 20 Maret

Ilustrasi Lebaran, Idulfitri. (Photo created by YusufSangdes on www.freepik.com).
WARTAFLASH.COM,JAKARTA – Perayaan Idulfitri 2026 mulai berlangsung di berbagai belahan dunia. Sejumlah negara di kawasan Timur Tengah dipastikan merayakan Lebaran lebih awal, yakni pada Jumat (20/3/2026), setelah hasil pemantauan hilal Syawal diumumkan secara resmi.
Di Arab Saudi, Mahkamah Agung telah meminta umat Muslim melakukan rukyatul hilal pada Rabu (18/3/2026) malam. Namun, karena bulan sabit tidak terlihat, maka Ramadan disempurnakan menjadi 30 hari dan Idulfitri ditetapkan jatuh pada Jumat.
Keputusan ini kemudian diikuti oleh sejumlah negara Teluk lainnya seperti Uni Emirat Arab, Kuwait, Qatar, Bahrain, dan Oman yang juga merayakan Lebaran pada hari yang sama.
Sementara itu, negara-negara di Asia Selatan seperti India, Pakistan, dan Bangladesh diperkirakan akan merayakan Idulfitri sehari setelahnya, yakni Sabtu (21/3/2026). Perbedaan ini disebabkan metode pengamatan hilal yang dilakukan secara lokal di masing-masing negara.
Idulfitri sendiri merupakan salah satu hari raya terbesar dalam Islam yang telah dirayakan sejak masa Nabi Muhammad. Momen ini menandai berakhirnya bulan Ramadan dan menjadi waktu untuk kembali pada kesucian serta mempererat hubungan sosial.
Perayaan diawali dengan salat Id di pagi hari, dilanjutkan dengan tradisi silaturahmi bersama keluarga dan kerabat. Di berbagai negara, Lebaran juga identik dengan sajian makanan khas bercita rasa manis, sehingga dikenal pula sebagai “hari raya manis”.
Ucapan “Eid Mubarak” pun menggema di seluruh dunia, menjadi simbol kebahagiaan, saling memaafkan, dan rasa syukur atas selesainya ibadah puasa.
Lebaran tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga momentum global yang menyatukan umat Muslim lintas negara dalam semangat kebersamaan dan kedamaian.







