Sebagai tuan rumah, Indonesia berada di pot unggulan bersama Thailand dan Australia. Proses pengundian dilakukan oleh legenda PSMS Medan, Iwan Karo-Karo.
Sementara itu, Grup B dihuni Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Adapun Grup C diisi Australia, Kamboja, dan Filipina.
Turnamen yang diikuti 11 negara Asia Tenggara tersebut akan berlangsung mulai 1 hingga 14 Juni 2026 dengan tajuk ASEAN U-19 Boys Bank Sumut Championship 2026.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut hasil undian dengan penuh optimisme. Ia menegaskan skuad Garuda Muda tidak boleh gentar menghadapi siapa pun lawan di fase grup.
“Sebagai tim nasional, kita tidak perlu kalah sebelum bertanding,” ujar Erick usai pengundian.
Ia juga menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan para pemain muda asuhan pelatih Nova Arianto untuk tampil maksimal di hadapan publik sendiri.
“Kita kasih kepercayaan penuh kepada tim. Kalau ada PSSI, pasti yang terbaik,” tambahnya.
Di sisi lain, Vietnam diprediksi menjadi lawan terberat Indonesia di Grup A. Tim muda Vietnam datang dengan persiapan matang setelah menjalani pemusatan latihan sejak April 2026 sebagai bagian dari persiapan menghadapi Piala AFF U-19 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Bahkan, sebelum turnamen dimulai, skuad Vietnam dijadwalkan menjalani rangkaian latihan dan laga uji coba di Jepang pada 18–26 Mei mendatang.
Pertemuan Indonesia dan Vietnam diprediksi menjadi salah satu duel paling panas di fase grup. Selain faktor rivalitas sepak bola Asia Tenggara, kedua tim sama-sama memiliki target besar untuk melaju jauh di turnamen tersebut.
Bermain di kandang sendiri tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi Garuda Muda. Dukungan suporter diharapkan mampu menjadi suntikan semangat tambahan bagi Indonesia untuk membuka peluang lolos ke babak berikutnya dan bersaing memperebutkan gelar juara Asia Tenggara.