Kemenag Bangun 1.758 Gedung KUA Lewat SBSN, Layanan Keagamaan Makin Diperkuat

Layanan Kantor Urusan Agama (KUA),Photo Antara
WARTAFLASH.COM,JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) RI mencatat capaian besar dalam penguatan layanan keagamaan dengan membangun 1.758 gedung Kantor Urusan Agama (KUA) di berbagai daerah sepanjang 2016 hingga 2025. Pembangunan tersebut dilakukan melalui skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang telah menjadi salah satu instrumen utama penguatan infrastruktur layanan publik berbasis keagamaan.
Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, menjelaskan bahwa pemanfaatan SBSN untuk pembangunan KUA sebenarnya sudah dimulai sejak 2014 dan terus diperluas hingga saat ini. Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan mutu pelayanan keagamaan di tingkat akar rumput.
“Harapan masyarakat terhadap layanan KUA sangat tinggi. Karena itu, penguatan infrastruktur menjadi bagian penting untuk mendukung pelayanan yang lebih optimal,” ujar Zayadi di Jakarta, Kamis (7/5/2026).Dikutip dari Republika
Ia menegaskan, penggunaan SBSN tidak hanya efektif dari sisi pembiayaan, tetapi juga sejalan dengan prinsip pengelolaan keuangan syariah. Selain itu, kebijakan ini dinilai tepat sasaran dalam memperkuat peran lembaga keagamaan Islam di daerah.
Zayadi juga menekankan bahwa fungsi KUA kini telah berkembang jauh dari sekadar tempat pencatatan pernikahan. Saat ini, KUA menjadi pusat layanan keagamaan masyarakat yang lebih luas, mencakup bimbingan keluarga sakinah, konsultasi keagamaan, pengelolaan zakat dan wakaf, pembinaan masjid, hingga layanan sosial keagamaan lainnya.
Dengan semakin kompleksnya kebutuhan masyarakat, peningkatan fasilitas fisik KUA dinilai menjadi hal yang penting. Gedung yang layak dan representatif, kata Zayadi, akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan dan kenyamanan masyarakat.
“Pembangunan KUA bukan hanya soal gedung, tetapi juga bagaimana menghadirkan layanan yang modern, nyaman, dan mudah diakses masyarakat,” jelasnya.
Kemenag berharap program pembangunan melalui SBSN ini terus berlanjut dan mampu menjawab kebutuhan layanan keagamaan yang semakin berkembang, sekaligus memperkuat peran KUA sebagai garda terdepan pelayanan umat di Indonesia.







