Abu Vulkanik Ganggu Penerbangan, Garuda Indonesia Siapkan Refund dan Reschedule

Abu Vulkanik Ganggu Penerbangan, Garuda Indonesia Siapkan Refund dan Reschedule

Pesawat Garuda Saat Sedang Take Off

WARTAFLASH.COM,JAKARTA – Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu sejumlah penerbangan. Penumpang Garuda Indonesia pun menghadapi penundaan hingga pembatalan penerbangan.

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk langsung memberikan sejumlah pilihan bagi penumpang terdampak. Maskapai menyediakan perubahan jadwal dan pengembalian dana tiket.

Garuda Beri Pilihan untuk Penumpang

Corporate Communications Division Head Garuda Indonesia Dicky Irchamsyah menjelaskan erupsi gunung api masuk kategori force majeure. Fenomena tersebut terjadi di luar kendali maskapai.

Meski begitu, Garuda Indonesia tetap menangani penumpang sesuai aturan. Maskapai mengacu pada ketentuan delay management dalam PM 89 Tahun 2015.

“Garuda Indonesia memberikan fleksibilitas berupa perubahan jadwal maupun pengembalian dana tiket untuk membantu penumpang menyesuaikan kembali rencana perjalanannya,” kata Dicky kepada kumparan, Senin (7/9/2026).

Konsumsi dan Akomodasi Ikuti Situasi

Selain perubahan jadwal, Garuda Indonesia menyiapkan dukungan tambahan bagi penumpang. Bantuan tersebut dapat berupa konsumsi maupun akomodasi.

Namun, maskapai akan melihat kondisi setiap penumpang. Situasi operasional di masing-masing bandara juga menjadi pertimbangan.

Dicky mengatakan Garuda mempertimbangkan beberapa faktor saat menangani penerbangan terdampak. Faktor tersebut mencakup tingkat gangguan dan masa penyesuaian operasional.

Kebutuhan penumpang juga masuk dalam pertimbangan maskapai. Garuda kemudian menyesuaikan penanganan dengan kondisi setiap penerbangan.

Garuda Utamakan Kenyamanan Penumpang

Langkah tersebut menunjukkan upaya Garuda menjaga kenyamanan penumpang. Maskapai juga membantu penumpang mengatur kembali rencana perjalanan mereka.

Garuda Indonesia akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Penyesuaian operasional akan mengikuti situasi penerbangan dan kondisi masing-masing bandara.

Sumber:Kumparan

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *