Terungkap! Tambang Emas Ilegal di Bonehau Raup Rp10 Juta per Hari Diam-diam Beroperasi

Ilustrasi: Salah satu peralatan tambang emas ilegal di Pasaman Barat. [Dok. Istimewa]
Aktivitas tambang ilegal tersebut terungkap di wilayah Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, setelah aparat kepolisian menerima laporan dari masyarakat terkait adanya kegiatan penambangan tanpa izin di kawasan sempadan sungai dalam area hutan.
Kapolresta Mamuju, Komisaris Besar Polisi Ferdyan Indra Fahmi, mengungkapkan bahwa para pelaku menjalankan aktivitas penambangan secara tersembunyi pada malam hingga dini hari untuk menghindari pantauan petugas maupun warga sekitar.
“Mereka beroperasi mulai pukul 00.00 WITA hingga menjelang subuh agar tidak terdeteksi,” ujar Ferdyan, Rabu (13/5).Dikutip dari Suara.com
Dalam penggerebekan tersebut, petugas menemukan satu unit ekskavator yang masih beroperasi di lokasi tambang ilegal. Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah peralatan seperti palong, mesin pompa air, pipa paralon, selang penyedot, 11 karpet penyaring emas, alat dulang, serta emas hasil tambang seberat kurang lebih empat gram.
Pihak kepolisian menyebut aktivitas tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi merusak lingkungan, khususnya ekosistem sungai dan kawasan hutan di sekitar lokasi tambang.
Saat ini, aparat masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan penambangan ilegal tersebut serta menelusuri jaringan yang lebih luas di balik operasi tambang tersebut.







