Batik Air Hadir di Muara Bungo, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kerinci-Sungai Penu

Pemkot Sungai Penuh dan Pemkab Bungo Sepakat Perkuat Konektivitas Udara Antar Daerah
WARTAFLASH.COM,SUNGAI PENUH — Pemerintah Kota Sungai Penuh menerima kunjungan kerja Bupati Bungo, H. Dedy Putra, SH., M.Kn bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bungo di Rumah Dinas Wali Kota Sungai Penuh, Jumat (29/5/2026).
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah dan Sekretaris Daerah Alpian, SE., MM. Turut hadir Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Kerinci sebagai bentuk penguatan kerja sama antar daerah di wilayah barat Provinsi Jambi.
Kunjungan kerja tersebut membahas dukungan terhadap layanan penerbangan Maskapai Batik Air rute Muara Bungo (BUU) – Jakarta (CGK) yang akan beroperasi melalui Bandar Udara Muara Bungo.
Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pemerintah Kabupaten Bungo dan menilai hadirnya akses penerbangan langsung menuju Jakarta menjadi langkah strategis bagi perkembangan daerah.
Menurutnya, konektivitas transportasi udara akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan sektor pariwisata, perdagangan, investasi, hingga mobilitas masyarakat di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.
“Keberadaan akses penerbangan yang semakin dekat tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat. Ini akan membuka peluang ekonomi baru sekaligus mempermudah akses masyarakat menuju ibu kota,” ujar Alfin.
Ia juga menegaskan bahwa kemudahan akses transportasi menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan daya saing wilayah.
Sementara itu, Bupati Bungo H. Dedy Putra menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kota Sungai Penuh dan Pemerintah Kabupaten Kerinci.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bungo terus melakukan pengembangan kapasitas Bandar Udara Muara Bungo melalui kerja sama dengan Maskapai Batik Air. Rute penerbangan Bungo–Jakarta direncanakan mulai beroperasi perdana pada 15 Juni 2026.
Menurut Dedy Putra, keberadaan jalur penerbangan tersebut diharapkan mampu mendukung mobilitas masyarakat serta membuka akses yang lebih luas bagi sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
“Kerinci dan Sungai Penuh memiliki potensi wisata, budaya, dan kuliner yang sangat besar. Karena itu diperlukan konektivitas transportasi yang memadai untuk menunjang kunjungan wisatawan maupun aktivitas pelaku usaha,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara Pemerintah Kota Sungai Penuh, Pemerintah Kabupaten Kerinci, dan Pemerintah Kabupaten Bungo sebagai bentuk dukungan terhadap operasional penerbangan Batik Air melalui Bandara Muara Bungo.







