Bupati Monadi Tekankan Pencegahan Radikalisme Demi Jaga Stabilitas Kerinci

Kerinci Perkuat Waspada IRET, Monadi: Ini Tanggung Jawab Bersama
WARTAFLASH.COM,KERINCI – Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Kebangsaan Pencegahan Paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) yang melibatkan camat, kepala desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas se-Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Kegiatan yang digelar di Aula SBSN Perpustakaan Digital IAIN Kerinci ini menghadirkan narasumber dari Tim Satgas Densus 88 Anti Teror Polri Wilayah Jambi.
Dalam sambutannya, Bupati Monadi menegaskan bahwa upaya pencegahan paham IRET tidak hanya menjadi tugas aparat keamanan, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai bentuk paham yang dapat mengganggu persatuan dan stabilitas daerah.
Menurutnya, paham radikalisme dan ekstremisme dapat berdampak pada terganggunya keamanan serta menghambat proses pembangunan apabila tidak diantisipasi sejak dini.
Monadi juga menyampaikan apresiasi kepada Densus 88 yang secara konsisten memberikan edukasi kepada masyarakat terkait potensi ancaman keamanan. Kehadiran aparat tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya negara dalam menjaga keutuhan bangsa berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
Ia turut mengingatkan bahwa masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh selama ini dikenal memiliki budaya religius, menjunjung tinggi adat istiadat, serta hidup dalam suasana harmonis. Nilai-nilai tersebut, katanya, harus terus dijaga agar tidak terpengaruh oleh paham yang bertentangan dengan semangat kebangsaan.
Bupati juga menekankan peran penting camat, kepala desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan di wilayah masing-masing. Ia mengajak seluruh unsur tersebut untuk memperkuat komunikasi dengan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat dalam mendeteksi potensi gangguan sejak dini.
“Keamanan dan ketertiban adalah fondasi utama pembangunan. Kita harus bersama-sama menjaga persatuan agar daerah tetap aman dan kondusif,” ujar Monadi.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap tercipta sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mencegah penyebaran paham IRET serta memperkuat ketahanan sosial di daerah.
Di akhir sambutannya, Bupati Monadi mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga Kerinci dan Sungai Penuh sebagai daerah yang damai, toleran, dan berlandaskan nilai agama serta budaya.
“Mari kita jaga bersama Kerinci dan Sungai Penuh agar tetap aman, rukun, dan menjadi daerah yang kuat dalam persatuan,” tutupnya.







