Mengapa Banyak Umat Islam Kerap Menyepelekan Ngerinya Sistem Riba

Foto Ilustrasi.
WARTAFLASH.COM,TANYA ISLAM – Saat ini, mayoritas umat Islam cenderung meremehkan perkara muamalah yang sangat krusial, yaitu sistem riba. Banyak orang bersikap seolah tidak peduli, padahal Allah SWT secara tegas mengharamkan praktik ini.
Dampak buruk sistem ribawi tidak main-main. Ustaz Muhammad A. Tuasikal merangkum 9 catatan mengerikan mengenai keburukan riba yang wajib menjadi alarm pengingat bagi setiap Muslim:
1. Siksaan Berenang di Sungai Darah
Rasulullah SAW pernah menceritakan pengalaman beliau melihat kondisi neraka melalui hadis riwayat Bukhari:
“Kami mendatangi sungai yang airnya merah seperti darah. Tiba-tiba ada seorang lelaki berenang di dalamnya, dan di tepi sungai ada orang lain yang mengumpulkan banyak sekali batu. Setiap kali lelaki yang berenang itu mendekat dan membuka mulutnya, orang di tepi sungai langsung menyuapinya dengan batu. Ia pun pergi menjauh sambil berenang, lalu kembali lagi dan menerima suapan batu yang sama.”
Saat Rasulullah bertanya mengenai identitas mereka, malaikat menjawab, “Itulah pemakan riba.”
2. Perut Membengkak Sebesar Rumah dan Penuh Ular
Saat peristiwa Isra’, Rasulullah SAW juga menyaksikan sebuah kaum yang mengenaskan. “Aku mendatangi suatu kaum yang memiliki perut sebesar rumah dan penuh dengan ular. Ular-ular tersebut bahkan terlihat dari luar perut mereka,” sabda Beliau. Malaikat Jibril kemudian menjelaskan bahwa mereka adalah para pemakan riba (HR. Ibnu Majah & Ahmad).
3. Dosa Paling Ringan: Menikahi Ibu Kandung
Riba menyimpan tingkatan dosa yang sangat menjijikkan. Rasulullah SAW menegaskan bahwa riba memiliki 73 pintu dosa. Pintu yang paling ringan memiliki bobot dosa yang setara dengan seorang anak laki-laki yang menzinai ibu kandungnya sendiri (HR. Ibnu Majah & Al-Hakim).
4. Larangan Terakhir yang Turut Menguji Umat
Umat Islam harus memahami bahwa ayat mengenai riba termasuk dalam golongan ayat-ayat terakhir yang turun kepada Rasulullah SAW. Umar bin Al-Khattab radhiyallahu ’anhu mengonfirmasi bahwa Rasulullah SAW wafat sebelum sempat memberikan rincian tafsir yang panjang, sehingga kaum Muslim wajib menjauhi segala bentuk riba dan hal-hal yang meragukan (ribah).
5. Debu Riba yang Mengepung Zaman
Tantangan zaman akhir makin berat. Rasulullah SAW memprediksi suatu masa di mana manusia tidak akan bisa lolos dari lingkaran ini. “Siapa yang tidak makan riba ketika itu, ia tetap akan terkena debunya,” sabda Beliau (HR. Ibnu Majah & Abu Daud). Hal ini menggambarkan betapa masifnya sistem ekonomi ribawi mengepung kehidupan modern.
6. Lebih Menjijikkan daripada 33 Kali Zina
Ka’ab Al-Ahbar, seorang mantan pendeta Yahudi yang memahami betul validitas kitab-kitab terdahulu, memberikan perumpamaan yang ekstrem. Beliau mengatakan, “Aku lebih suka berzina sebanyak 33 kali daripada memakan satu dirham uang riba yang Allah ketahui saat aku memakannya.” (HR. Ahmad).
7. Mengundang Datangnya Azab Massal
Maraknya riba bukan sekadar dosa pribadi, melainkan sebuah undangan terbuka bagi datangnya bencana. Rasulullah SAW memperingatkan, “Apabila perzinaan dan praktik ribawi telah marak di suatu negeri, maka sungguh penduduk negeri tersebut telah menghalalkan diri mereka untuk menerima azab dari Allah.” (HR. Al-Hakim).
8. Menghancurkan Keberkahan Harta
Riba sering kali menipu mata manusia dengan ilusi kekayaan. Rasulullah SAW mengingatkan bahwa walau riba sekilas melipatgandakan jumlah harta, pada akhirnya sistem ini justru akan memangkas habis jumlah maupun keberkahan harta tersebut (HR. Ibnu Majah & Al-Hakim).
9. Meniru Kebiasaan Buruk Kaum Yahudi
Al-Qur’an merekam secara nyata bahwa memakan riba dan merekayasa hukum (akal-akalan) demi mendapatkan keuntungan finansial merupakan watak dan kebiasaan buruk orang-orang Yahudi terdahulu. Dengan mengikuti sistem riba, seseorang secara tidak langsung telah meniru tradisi buruk mereka.
Melalui kesembilan poin di atas, jelas bahwa sistem ribawi membawa kerusakan sistemis, baik di dunia maupun di akhirat. Sudah saatnya umat Islam sadar, berbenah, dan segera membersihkan seluruh transaksi keuangannya dari jerat haram ini.








If you find yourself investigating your unique color palette, tools like a complexion chart or a skin undertone test camera can be incredibly valuable in identifying whether you belong to a bold summer, gentle winter, or even a light olive skin tone. find your color palette I realized that doing a zero-cost color analysis test or running an AI color analysis free app can offer speedy information into what colors look most suitable on someone and clarify questions like “what’s my seasonal palette” or “what tones match me.” For users looking into the complete season color analysis, tests and tests can determine your true color set, whether it’s a bold summer palette or a muted summer color palette, allowing you identify your color selection with confidence.
If you find yourself using online services like Color Analysis Pro but hope to know how to unsubscribe from color analysis pro or the easiest way to end the subscription, there are straightforward steps and user tips online to prevent frustration. To get more details into these areas and explore more about vivid winter color palette or soft winter palette choices, look at this page: . Whether you find yourself questioning “what’s my personal palette” or require help on skin tone tests, these resources and forums deliver a solid beginning!