Serentak 27 Mei 2026, Ini Panduan Takbiran Idul Adha dan Waktu Pelaksanaannya di Indonesia

Serentak 27 Mei 2026, Ini Panduan Takbiran Idul Adha dan Waktu Pelaksanaannya di Indonesia

Malam Takbiran Idul Adha Dimulai, Ini Lafal Takbir Panjang dan Singkat yang Dianjurkan

WARTAFLASH.COM,TANYA ISLAM  – Umat Islam di Indonesia bersiap menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau Idul Adha 2026 yang akan diperingati secara serentak pada Rabu (27/5/2026). Penetapan tersebut telah disepakati oleh Pemerintah melalui Kementerian Agama bersama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Muhammadiyah.

Seiring penetapan itu, gema takbir mulai dianjurkan untuk dikumandangkan sejak malam Idul Adha, Selasa (26/5/2026) setelah memasuki waktu Magrib. Takbiran menjadi salah satu amalan sunnah yang dianjurkan untuk menghidupkan malam hari raya sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT.

Tradisi takbiran dapat dilakukan di berbagai tempat, mulai dari rumah, masjid, mushala, hingga kegiatan takbir keliling di sejumlah daerah. Berbeda dengan Idul Fitri, takbir Idul Adha memiliki waktu yang lebih panjang, yakni hingga Hari Tasyrik pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, setiap selesai salat fardu.

Selain takbir, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak zikir dan doa dalam rangka menyambut Hari Raya Kurban yang identik dengan ibadah penyembelihan hewan kurban.

Lafal Takbir Idul Adha Versi Panjang

Berikut bacaan takbir Idul Adha versi panjang yang dapat dikumandangkan untuk menghidupkan malam lebaran:

Arab:
اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرْ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
اَللَّهُ اَكْبَرْ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، اَللَّهُ أَكْبَرْ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Latin:
Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar.
Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar, Allahu akbar wa lillaahil hamd.
Allahu akbar kabiiran walhamdulillaahi katsiiran wasubhaanallaahi bukratan wa asiilaa.
Laa ilaaha illallaahu wahdah, shadaqa wa’dah, wanashara ‘abdah, wa a’azza jundah, wahazamal ahzaaba wahdah.
Laa ilaaha illallaah, Allahu akbar wa lillaahil hamd.

Artinya:
“Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar. Tidak ada Tuhan selain Allah dan Allah Mahabesar. Allah Mahabesar dan segala puji bagi Allah. Allah Mahabesar dengan kebesaran-Nya, segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya, dan Mahasuci Allah pagi dan petang. Tidak ada Tuhan selain Allah, Dia menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, memuliakan tentara-Nya, dan mengalahkan musuh-musuh-Nya. Tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Mahabesar dan segala puji bagi Allah.”

Lafal Takbir Idul Adha Versi Pendek

Untuk dibaca setelah salat, berikut bacaan takbir singkat:

Arab:
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Latin:
Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. Laa ilaaha illallaah, Allahu akbar, Allahu akbar wa lillaahil hamd.

Artinya:
“Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar. Tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, dan segala puji bagi Allah.”

Dengan lantunan takbir ini, umat Islam diharapkan dapat menyemarakkan malam Idul Adha dengan penuh kekhusyukan dan rasa syukur.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *