Tawuran Maut Gangster di Nes, Satu Tewas, Dua Rekan Korban Ditahan Polisi

Poto Ilustrasi
WARTAFLASH.COM,BATANG HARI — Jalanan kawasan Nes membara pada Minggu (28/6) dini hari. Bentrokan maut antar-kelompok gangster merenggut nyawa seorang pria akibat sabetan senjata tajam yang merobek perut sebelah kirinya.
Hingga saat ini, jenazah korban masih berada di IGD Puskesmas Pemayung.
Kronologi Evakuasi Korban
Petugas jaga Puskesmas Pemayung menjelaskan bahwa rombongan pengantar membawa korban masuk ke puskesmas sekitar pukul 03.00 WIB subuh. Namun, maut sudah menjemput pria tersebut di perjalanan.
“Korban masuk Puskesmas dalam kondisi sudah meninggal dunia. Luka robek di bagian perut mencapai sekitar 15 sentimeter hingga ususnya terburai. Kakinya juga lecet-lecet, kemungkinan akibat terseret aspal saat rekannya panik mencari puskesmas untuk meminta pertolongan,” ungkap petugas jaga.
Polisi Gelar Olah TKP dan Amankan Saksi
Seorang anggota Polsek Pemayung yang berjaga di lokasi membenarkan bahwa insiden berdarah itu bermula dari wilayah Nes. Kendati demikian, ia mengarahkan awak media langsung ke Polres Batang Hari untuk informasi lebih lanjut. Saat ini, Kapolsek Pemayung dan jajaran Anggota Polres Batang Hari sedang sibuk menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Silakan langsung ke Polres, karena tadi anggota Polres sudah merapat ke sini. Polisi juga sudah mengamankan dua orang yang menduga kuat sebagai kawan korban,” jelasnya.
Aksi Kejar-kejaran Warga
Informasi dari warga sekitar mengungkapkan ketegangan sebelum evakuasi korban. Warga sempat memburu kawanan gangster tersebut karena mereka kedapatan menenteng senjata tajam jenis samurai.
“Kami sempat mengejar mereka karena membawa samurai. Tapi, kami sama sekali tidak tahu kalau mereka sedang membawa korban luka,” kata seorang warga.
Pelarian kawanan ini berakhir tragis tepat di depan BBI, RT 01, Desa Serasah. Di titik itulah korban terjatuh dari kendaraan. Warga yang melihat kejadian tersebut segera menghubungi pihak kepolisian, sementara sebagian warga lainnya tetap melanjutkan pengejaran terhadap sisa kelompok gangster.
Tak berselang lama, warga berhasil membekuk dua orang yang membawa korban dan langsung menyerahkannya kepada aparat keamanan.
Sumber:Jambiekspress







