Terekam CCTV, Tiga Pelaku Bacok Pemuda di Depan Musala Cengkareng

Ilustrasi – Poto
WARTAFLASH.COM,JAKARTA BARAT – Seorang pemuda berusia 25 tahun mengalami luka serius setelah menjadi korban pembacokan oleh tiga orang tak dikenal di depan sebuah musala di Jalan Kapuk Swadaya, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jumat (19/6/2026) malam.
Peristiwa tersebut sempat terekam kamera pengawas (CCTV) milik warga. Dalam rekaman itu, korban tampak diserang secara tiba-tiba oleh tiga pelaku yang membawa senjata tajam hingga tersungkur bersimbah darah di lokasi kejadian.
Aksi kekerasan itu sontak mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah warga yang mendengar keributan segera mendatangi lokasi, namun korban sudah ditemukan dalam kondisi terluka parah.
Wakil Ketua RT 019/RW 012 Kelurahan Kapuk, Hasbulloh, mengatakan kejadian berlangsung cepat sehingga warga tidak sempat mengetahui awal mula pertikaian.
“Saat kami sampai, korban sudah tergeletak dalam kondisi berdarah. Kejadiannya sangat cepat,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).Dikutip dari beritasatu
Ia juga membenarkan bahwa korban maupun para pelaku masih saling mengenal dan berasal dari lingkungan sekitar.
“Korban warga sini, pelaku juga ada yang dari lingkungan sekitar. Mereka saling kenal,” tambahnya.
Informasi yang beredar di warga menyebutkan insiden ini diduga dipicu perselisihan pribadi yang telah terjadi sebelumnya. Namun hingga kini, motif pasti kejadian tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Akibat serangan itu, korban mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuh, termasuk kepala, tangan, dan kaki. Korban segera dilarikan ke RSUD Cengkareng untuk mendapatkan perawatan intensif dan hingga kini masih menjalani perawatan medis.
Sementara itu, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan rekaman CCTV sebagai bahan penyelidikan. Aparat juga masih memburu ketiga pelaku yang melarikan diri setelah kejadian.
“Sudah ada polisi datang ke lokasi. Sampai sekarang pelaku masih dalam pencarian,” kata Hasbulloh.
Hingga saat ini, polisi terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif sekaligus menangkap para pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.







