Apel Gabungan Pemkab Kerinci, Wabup Murison Soroti Introspeksi dan Persiapan APBD Perubahan 2026

ASN Kerinci Diminta Introspeksi, Wabup Murison Serahkan Bantuan Pendidikan dan Santunan Rp180 Juta
WARTAFLASH.COM,KERINCI – Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si. mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci memperkuat kedisiplinan dan membiasakan introspeksi dalam menjalankan tugas. Ajakan tersebut ia sampaikan saat memimpin upacara dan apel gabungan di halaman Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah, Kecamatan Siulak, Senin (3/8/2026).
Murison menilai kualitas pelayanan publik berawal dari sikap setiap ASN. Karena itu, ia meminta seluruh pegawai mengevaluasi diri secara rutin, mulai dari kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, hingga menjaga lingkungan kerja yang kondusif.
Menurutnya, penggunaan atribut dinas secara lengkap juga mencerminkan tanggung jawab dan profesionalisme seorang aparatur.
“Introspeksi itu kita mulai dari diri sendiri, kemudian lingkungan kita. Sebagai abdi negara, mari kita perhatikan kedisiplinan dan atribut kita, karena hal-hal tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab dan cerminan profesionalitas,” ujar Murison.
OPD Diminta Matangkan Program APBD Perubahan
Dalam arahannya, Murison juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) segera merampungkan persiapan menghadapi pembahasan APBD Perubahan Kabupaten Kerinci Tahun Anggaran 2026.
Ia mengingatkan setiap OPD agar menyusun kebutuhan anggaran dan program secara cermat. Langkah tersebut dinilai penting agar pembahasan APBD Perubahan berjalan sesuai jadwal sekaligus mendukung target pembangunan daerah hingga akhir tahun.
Murison menegaskan kesiapan perangkat daerah akan menentukan keberhasilan pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah kabupaten.
Dana ZIS Bantu Pendidikan dan Masyarakat Kurang Mampu
Apel gabungan kali ini juga menjadi ajang penyaluran bantuan dari Program Kerinci Cerdas dan Kerinci Peduli yang dikelola BAZNAS Kabupaten Kerinci. Dana bantuan berasal dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikumpulkan dari ASN Pemerintah Kabupaten Kerinci.
Program Kerinci Cerdas memberikan beasiswa kepada 180 siswa dari keluarga kurang mampu dengan total nilai Rp90 juta. Di waktu yang sama, Program Kerinci Peduli menyalurkan santunan senilai Rp90 juta kepada 180 warga dhuafa di berbagai kecamatan.
Total bantuan mencapai Rp180 juta dan menyentuh 360 penerima manfaat.
Murison mengapresiasi kerja sama BAZNAS dengan Pemerintah Kabupaten Kerinci yang terus menghadirkan program sosial bagi masyarakat.
“Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS atas sinergi program dan kegiatan yang telah dilaksanakan bersama. Ini merupakan bentuk kepedulian dan kolaborasi yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Dinas Kesehatan dan Camat Batang Merangin Raih Penghargaan
Rangkaian apel gabungan juga mencakup pemberian Piagam Penghargaan Penunaian Zakat Penghasilan Tahun 2026 kepada unit kerja dengan kinerja terbaik dalam penghimpunan zakat selama Semester I Januari–Juni 2026.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci meraih penghargaan sebagai Unit Pengumpul Zakat Terbesar di lingkungan OPD. Sementara itu, Kantor Camat Batang Merangin menerima penghargaan sebagai Unit Pengumpul Zakat Terbaik tingkat kecamatan.
Murison berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kerinci dan BAZNAS terus berkembang sehingga pengelolaan zakat, infak, dan sedekah semakin efektif. Ia juga mendorong agar dana ZIS dari ASN terus membantu masyarakat kurang mampu sekaligus membuka akses pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.








Hello everyone, I’m a local community member mindful of the environmental effects of jet skiing around southern Tenerife, especially near our coral reefs and the sea creatures in the area. alquilar moto de agua Lately, I’ve observed increased jet ski activity which seems to impact some of the natural ecosystems, including fish and the sensitive reef structures. I appreciate that these water activities are well-liked and important for tourism, but I’m keen on finding ways to enjoy them while minimizing harm. Has anyone else witnessed similar impacts or found responsible approaches that help protect our marine life? I recently came across some suggestions from environmental experts that suggest speed limits and designated zones to reduce damage—here is a link for those curious . I’d value hearing about any eco-friendly rental providers or tips for responsible enjoyment of the water. Welcoming a constructive conversation!