Bantuan Rp1,4 Miliar Disalahpahami, Warga SAD Datangi Kantor Bupati Merangin

Bantuan Rp1,4 Miliar Disalahpahami, Warga SAD Datangi Kantor Bupati Merangin

Setelah Ricuh di Kantor Bupati Merangin,Kini Warga SAD Akhirnya Menerima Penjelasan Terkait Bantuan Dari Kemensos

WARTAFLASH.COM,MERANGIN – Dinas Sosial Kabupaten Merangin menegaskan bahwa kedatangan sejumlah warga Suku Anak Dalam (SAD) ke Kantor Bupati Merangin beberapa waktu lalu bukan merupakan aksi demonstrasi. Kehadiran warga tersebut disebut hanya untuk meminta penjelasan terkait bantuan pemerintah yang dinilai belum dipahami secara utuh.

Kepala Dinas Sosial Merangin, Abdul Lazik, mengatakan persoalan itu berawal dari adanya salah persepsi mengenai bantuan senilai Rp1,4 miliar dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Menurutnya, sebagian warga SAD mengira bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk uang tunai kepada kelompok tertentu. Padahal, nilai tersebut merupakan total akumulasi berbagai bantuan program pemerintah yang diberikan dalam bentuk barang dan layanan sosial.

“Pada prinsipnya mereka hanya ingin meminta penjelasan karena ada miskomunikasi terkait bantuan yang diberikan,” kata Abdul Lazik.

Ia menjelaskan, bantuan dari Kementerian Sosial itu terdiri dari program keramba apung, bantuan pemasangan instalasi listrik, serta bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) yang diberikan kepada penerima manfaat sesuai data dan kriteria yang telah ditetapkan.

Setelah dilakukan dialog dan penjelasan langsung oleh pemerintah daerah, warga SAD disebut telah memahami bentuk bantuan yang sebenarnya diterima masyarakat.

“Kami sudah menjelaskan bahwa bantuan tersebut bukan uang tunai, melainkan program dan barang bantuan untuk masyarakat penerima manfaat. Alhamdulillah mereka bisa memahami,” ujarnya.

Meski demikian, warga SAD tetap berharap agar pemerintah daerah kembali mengusulkan program pemberdayaan untuk kelompok masyarakat lain yang belum tersentuh bantuan pada tahun ini.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Sosial Merangin menyatakan siap memperjuangkan program pemberdayaan lanjutan pada tahun 2027 yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan pola kehidupan masyarakat SAD.

Sementara itu, salah satu tokoh warga SAD, Temenggung Jhon, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Merangin atas bantuan yang telah diberikan, khususnya bantuan keramba ikan yang dinilai bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan kepada warga Suku Anak Dalam,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Merangin, Ahmad Khoiruddin AS, mengingatkan pentingnya penyajian informasi yang akurat dan berimbang dalam setiap pemberitaan.

Ia meminta insan pers tetap mengedepankan prinsip jurnalistik dan melakukan konfirmasi kepada semua pihak agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap objektif dan tidak menimbulkan kesalahpahaman baru.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *