Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam dalam pertandingan Grup A yang berlangsung di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026) malam WIB.
Vietnam tampil agresif sejak menit awal. Nguyen Van Vi membuka keunggulan pada menit keenam, lalu Nguyen Hai Long menggandakan skor melalui serangan balik cepat pada menit ke-14. Nguyen Xuan Son, yang juga dikenal sebagai Rafaelson, memastikan kemenangan Vietnam lewat gol pada menit ke-71.
Iwan Bule Nilai Mental Vietnam Jadi Pembeda
Iwan Bule menilai Indonesia sebenarnya mampu memberikan perlawanan dalam beberapa momen pertandingan. Namun, ia melihat mental bertanding Vietnam menjadi salah satu faktor yang membuat tim tamu mampu menguasai jalannya laga.
“Memang Vietnam tampil cukup apik ya. Dan memang mereka terkenal dengan mental yang kuat. Kemudian juga dengan keras ya,” kata Iwan Bule, Selasa (4/8/2026).
Menurutnya, gol cepat yang dicetak Vietnam membuat permainan Indonesia berubah. Kepercayaan diri para pemain menurun sehingga lawan lebih leluasa mengendalikan pertandingan.
“Permainan sudah main keras, kemudian di sebelah kiri kebobolan, akhirnya kita agak turun, dan ditekan terus sama mereka,” ujarnya.
Peluang Garuda Masih Terbuka
Iwan Bule menegaskan kekalahan tersebut belum menutup peluang Indonesia untuk bersaing di Piala AFF 2026. Ia percaya Skuad Garuda mampu bangkit apabila memperbaiki performa pada pertandingan terakhir fase grup.
Saat ini Indonesia menempati peringkat ketiga Grup A dengan koleksi enam poin dari tiga pertandingan. Vietnam memimpin klasemen dengan tujuh poin, sedangkan Singapura berada di posisi kedua dengan jumlah poin yang sama, namun kalah selisih gol.
Dengan situasi tersebut, hasil pertandingan terakhir akan menjadi penentu langkah Timnas Indonesia dalam upaya menjaga asa menuju babak berikutnya sekaligus mewujudkan target meraih gelar Piala AFF 2026.