Harga Pangan Jakarta Merangkak Naik Jelang Idul Adha, Ini Penyebabnya

Harga Pangan Jakarta Merangkak Naik Jelang Idul Adha, Ini Penyebabnya

Ilsutrasi – Pedagang saat melayani warga yang belanja di Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (21/5). Meskipun sedang diberlakukannya masa Penerapan Sosial Berskala Besar, kini masyarakat mulai memadati pasar-pasar tradisional untuk membeli kebutuhan menyambut Hari Raya Idul Fitri

WARTAFLASH.COM,JAKARTA – Harga sejumlah kebutuhan pangan di Jakarta mengalami kenaikan menjelang Hari Besar Keagamaan Idul Adha 1447 Hijriah. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyebut kondisi ini dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat serta gangguan pada produksi akibat cuaca.

Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengatakan lonjakan kebutuhan masyarakat terjadi baik untuk konsumsi harian maupun persiapan hari raya.

“Menjelang Hari Besar Keagamaan Idul Adha, kebutuhan masyarakat naik baik untuk konsumsi sehari-hari maupun persiapan hari raya,” ujar Chico di Jakarta, Minggu.

Menurutnya, kenaikan harga juga dipengaruhi oleh faktor cuaca dengan curah hujan tinggi yang berdampak pada menurunnya produksi serta kualitas hasil panen hortikultura seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih. Kondisi tersebut diperparah dengan meningkatnya serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang turut mengganggu pasokan ke ibu kota.

“Hal ini langsung berdampak pada pasokan ke Jakarta,” jelasnya.Dikutip dari Antara

Untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) melakukan sejumlah langkah pengendalian. Salah satunya dengan pemantauan harga secara rutin di pasar tradisional, baik secara langsung maupun melalui aplikasi Informasi Harga Pangan Jakarta (IPJ).

Selain itu, Pemprov DKI juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak seperti produsen, distributor, BUMD Perumda Dharma Jaya, hingga pemerintah pusat guna memastikan distribusi tetap lancar.

Jika diperlukan, pemerintah turut melakukan intervensi pasar melalui operasi pasar dan penyediaan pangan bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Chico juga memastikan bahwa ketersediaan hewan kurban tetap aman. Pemprov DKI melalui Perumda Dharma Jaya telah menyiapkan stok ribuan ekor sapi untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat saat Idul Adha, sehingga harga diharapkan tetap terkendali.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *